Berita Lampung

Cerita Sopir Pernah Terjebak 3 Hari di Ruas Jalan Gedung Aji–Umbul Mesir Tulangbawang

Balai Marga Bina Konstruksi (BMBK) melaksanakan kegiatan preservasi jalan pada ruas Gedung Aji–Umbul Mesir (Link 093) di Kabupaten Tulangbawang.

Tayang:
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
JALAN RUSAK - Sopir truk bernama Yanto (45) sedang melintas di ruas Gedung Aji- Umbul Mesir, Kecamatan Rawapitu, Tulangbawang, Senin (6/4/2026). 

Kondisi tersebut membuat para sopir harus berjibaku setiap hari. 

Mereka bukan hanya mempertaruhkan waktu, tetapi juga biaya perbaikan kendaraan hingga risiko kecelakaan.

Meski begitu, Yanto tetap bertahan.

Baginya, jalan ini adalah urat nadi ekonomi warga. 

Setiap perjalanan yang ia tempuh membawa hasil panen dan harapan banyak orang.

Kini, harapan itu mulai terlihat sejak dimulainya pembangunan oleh Pemerintah Provinsi Lampung yang dipimpin Wakil Gubernur Jihan Nurlela.

Yanto mengaku bersyukur melihat perubahan yang mulai terjadi, meski pengerjaan masih berlangsung.

“Alhamdulillah, dengan kondisi sekarang saja sudah sangat membantu. Apalagi nanti kalau sudah mulus, itu harapan kami semua,” ucapnya.

Ia pun berharap pembangunan jalan ini benar-benar tuntas, sehingga tidak ada lagi cerita sopir terjebak berhari-hari di tengah lumpur.

Di ruas jalan yang dulu kerap melumpuhkan aktivitas, kini perlahan hadir harapan baru, lahir dari pengalaman pahit yang tak ingin terulang kembali.

Sebagai informasi, Pemprov Lampung melalui Balai Marga Bina Konstruksi (BMBK) melaksanakan kegiatan preservasi jalan pada ruas Gedung Aji–Umbul Mesir (Link 093) di Kabupaten Tulangbawang pada tahun anggaran 2026.

Ruas jalan ini merupakan salah satu akses utama yang berperan penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, khususnya sebagai jalur penopang sektor pertanian dan perkebunan di wilayah tersebut.

Kepala Dinas BMBK Lampung M Taufiqullah mengatakan, total panjang ruas Gedung Aji–Umbul Mesir mencapai 31,515 kilometer. 

Adapun kondisi jalan pada akhir tahun 2025 terdiri dari 3,2 kilometer dalam kondisi baik, 4,21 kilometer kondisi sedang, 1,3 kilometer rusak ringan, dan 22,79 kilometer rusak berat.

Dalam pembangunan tahap awal ini, Pemprov Lampung bakal menangani 13 kilometer pembangunan jalan tersebut dengan spesifikasi rigit beton. 

"April ini sudah dimulai target penyelesaian Desember. Tapi insya Allah dipercepat selesai dalam September 2026 ini. Sisanya sebagaimana harapan kita semua akan dibangun secara bertahap," kata Taufiqullah di lokasi. 

(Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama)

Sopir angkutan saat melintas di jalan Gedung Aji–Umbul Mesir
 

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved