Berita Lampung
Petugas Damkar Lampung Terima Info Darurat, Nenek 92 Tahun asal Jerman Dikepung Asap Pekat
Insiden kebakaran di Pesisir Barat, Lampung mengakibatkan seorang nenek asal Jerman meninggal dunia
Penulis: Hurri Agusto | Editor: soni yuntavia
Tribunlampung.co.id, Pesisir Barat - Insiden kebakaran di Pekon Kampung Jawa, Kecamatan Pesisir Tengah, Pesisir Barat, Lampung, Senin (6/4/2026) dini hari, mengakibatkan seorang nenek asal Jerman meninggal dunia.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Pesisir Barat Cahyadi Muiz menjelaskan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.14 WIB dari warga.
"Laporan kami terima dari warga atas nama Bapak Korip. Tim segera bergerak menuju lokasi dengan response time sekitar tiga menit," katanya, Senin (6/4/2026).
Ia menjelaskan, petugas yang tiba di lokasi dalam waktu tak lebih dari lima menit langsung melakukan upaya pemadaman api yang sudah membesar.
Di tengah amukan si jago merah yang terus berkobar, petugas yang sedang menyemprotkan air dikejutkan oleh sebuah informasi darurat yang krusial dari sang pemilik rumah.
Dalam proses penanganan, petugas mendapat informasi dari pemilik rumah bahwa masih terdapat seorang penghuni di dalam kamar.
Korban diketahui bernama Helena Vera Otto (92), seorang WNA asal Jerman.
Petugas Damkar pun langsung berfokus memadamkan api di area kamar tersebut demi bisa segera menjangkau dan menyelamatkan korban yang terjebak di dalam kepungan asap pekat.
"Setelah api berhasil dipadamkan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di dalam kamar, tepatnya di lantai samping tempat tidur," jelasnya.
Peristiwa kebakaran tersebut bermula ketika kobaran api mendadak muncul dan dengan cepat melahap sebuah rumah warga sekitar pukul 04.00 WIB.
Berdasarkan hasil identifikasi sementara, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik pada stop kontak kipas angin.
Tim Damkar bersama pihak kepolisian sempat memeriksa sisa-sisa kabel yang hangus terbakar di titik awal munculnya api.
Akibat kejadian ini, kerugian materil yang ditimbulkan diperkirakan mencapai lebih dari Rp 100 juta.
"Selain korban meninggal, kerugian materi akibat kebakaran ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp 100 juta," katanya.
Dalam penanganan kejadian, kata Cahyadi, pihaknya menerjunkan sebanyak delapan personel pemadam kebakaran, dua analis kebakaran, serta satu kepala seksi pemadaman.
| Viral di Media Sosial, Kasus Bullying Pelajar di Pringsewu Diselesaikan Secara Damai |
|
|---|
| Petani Desa Pancasila Lampung Selatan Resah Hama Tikus Menyerang Padi dan Jagung |
|
|---|
| Warga Yukum Jaya Bersyukur Jalan Penghubung Antar-Kampung Mulai Mulus |
|
|---|
| GNTI Lampung Tekankan Pentingnya Penyediaan Fasilitas Pengering Hasil Panen |
|
|---|
| Prabowo Dorong Penguatan Bahasa Prancis di Sekolah, Kadisdik Lampung Siap Ikuti Juknis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/lansia-Jerman-meninggal-dunia-kebakaran-di-Pesisir-Barat.jpg)