Berita Lampung

Raut Semringah Warga saat Jalan Kasui-Air Ringkih Way Kanan Akan Diperbaiki

Perbaikan ruas Kasui-Air Ringkih menjadi kado bagi urat nadi perekonomian bagi Khoiri dan warga setempat.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
GROUND BREAKING - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri ground breaking perbaikan ruas jalan Kasui-Air Ringkih di Kampung Gunung Sari, Kecamatan Rebang Tangkas, Way Kanan, Rabu (8/4/2026). 

Tribunlampung.co.id, Way Kanan - Raut semringah terpancar di wajah Khoiri Mashuri (64), warga Kampung Gunung Sari, Kecamatan Rebang Tangkas, Way Kanan, ketika iring-iringan rombongan mobil Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tiba di depan rumahnya, Rabu (8/4/2026). 

Bagi Khoiri, kedatangan gubernur adalah jawaban dari janji pemerintah untuk memperbaiki ruas jalan kampungnya yang telah puluhan tahun rusak.

Perbaikan ruas Kasui-Air Ringkih menjadi kado bagi urat nadi perekonomian bagi Khoiri dan warga setempat.

Khoiri mengungkapkan, kerusakan jalan di wilayahnya sudah berlangsung puluhan tahun.

Menurut ingatannya, pembangunan jalan secara utuh terakhir kali dirasakan pada era Presiden Soeharto.

"Setelah itu hanya setitik-setitik, dikit-dikit disambung, tapi rusak lagi. Kami sangat berterima kasih karena ini adalah urat nadi ekonomi, terutama bagi kami petani sawit," tutur Khoiri.

Baginya, jalan yang mantap bukan sekadar akses transportasi, melainkan penentu kesejahteraan.

Selama ini, rusaknya jalan membuat biaya angkut hasil bumi melonjak drastis dan menghambat aktivitas sosial masyarakat.

"Kalau jalan bagus, segalanya ikut meningkat. Bukan cuma ekonomi, tapi urusan apa pun jadi mudah. Kami berharap pembangunannya tuntas, jangan dipotong-potong lagi karena ini janji pemerintah yang sudah sangat lama kami tunggu," pungkasnya.

Hal senada disampaikan Imam, petani setempat. Ia mengakui, kerusakan jalan di kampungnya telah lama terjadi.

Menurutnya, sudah belasan tahun berlalu jalan tersebut dijanjikan untuk diperbaiki.

"Sudah lama banget, dari zaman gubernur Pak Sjahroedin enggak pernah dibenerin. Setelah itu hanya janji-janji aja. Baru ini yang keliatan mau betul-betul dibenerin," imbuhnya.

Ia berharap, perbaikan dilakukan menyeluruh agar menjamin kelancaran ekonomi warga.

"Kalau bisa jangan setengah-setengah, karena ini bisa tembus sampai Muara Dua," pungkasnya. 

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved