Berita Lampung
Ramai Isu Merger dengan Gerindra, Begini Tanggapan NasDem Lampung
Menanggapinya, Ketua DPW NasDem Lampung Herman HN menegaskan bahwa isu merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra tidaklah benar.
Penulis: Riyo Pratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - DPW Partai NasDem Lampung memberikan tanggapan terkait rumor merger dengan Partai Gerindra.
Isu tersebut bermula saat Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya berkelakar bahwa Partai NasDem dan Partai Gerindra akan merger atau bergabung.
Momen ini terjadi saat sesi penyampaikan tanggapan dari anggota Dewan kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam rapat Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Menanggapinya, Ketua DPW NasDem Lampung Herman HN menegaskan bahwa isu merger antara Partai NasDem dan Partai Gerindra tidaklah benar.
Ia pun meminta agar berita tersebut direvisi atau dicabut karena dinilai tidak sesuai fakta.
“Pemberitaan itu tidak benar, kami meminta untuk dicabut,” ujar Herman HN dalam konferensi pers di kantor DPW NasDem Lampung, Jalan Ahmad Yani, Bandar Lampung, Selasa (14/4/2026).
Herman menjelaskan, kabar mengenai penggabungan dua partai politik tersebut telah menimbulkan kegaduhan di tengah kader dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Herman juga membacakan pernyataan sikap resmi DPW NasDem Lampung bersama seluruh DPD kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Berikut pernyataan sikap NasDem Lampung:
- DPW dan DPD Partai NasDem se-Lampung mengecam pemberitaan Majalah Tempo edisi 12 April 2026 terkait isu merger partai.
- Seluruh kader NasDem di Lampung meminta agar Tempo segera mencabut berita tersebut karena dinilai tidak benar dan merupakan bentuk pembohongan publik.
- Apabila permintaan tersebut tidak diindahkan disertai permintaan maaf kepada Ketua Umum NasDem Surya Paloh, maka kader NasDem Lampung mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa di kantor Tempo dengan melibatkan sekitar 3.000 massa.
- DPW dan seluruh kader NasDem se-Provinsi Lampung menegaskan tetap solid dalam menjalankan roda organisasi di bawah kepemimpinan Surya Paloh.
Berawal dari Candaan
Diketahui, isu tersebut bermula saat Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya berkelakar bahwa Partai NasDem dan Partai Gerindra akan merger atau bergabung.
Momen ini terjadi saat sesi penyampaikan tanggapan dari anggota Dewan kepada Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) dalam rapat Komisi XIII DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (13/4/2026).
Tiba-tiba, Willy yang juga anggota Fraksi NasDem ini melontarkan candaan yang soal kemungkinan NasDem dan Gerindra merger.
"Kita lanjut ke Gerindra atau NasDem dulu? Atau mau merger NasDem dengan Gerindra?" canda Willy dalam rapat. Willy melontarkan kelakar itu karena melihat kader NasDem, Muslim Ayub, duduk berdekatan dengan kader Gerindra, Anwar Sadad.
Candaan Willy tak sampai di situ. Selepas Muslim Ayub memberikan tanggapan untuk BPIP, Willy kembali menyinggung NasDem dan Gerindra yang saling sahut-menyahut.
| Sidang Kasus SPAM Pesawaran, Saksi Ungkap Perubahan RAB dari Rp 2,5 M Jadi Rp 2 M |
|
|---|
| TNI Bantu Evakuasi Puing Bangunan Terdampak Puting Beliung di Kalirejo Lampung Tengah |
|
|---|
| Wamenkes dan Wamendagri Cek Penanganan TB di Puskesmas Way Halim |
|
|---|
| Puting Beliung di Kalirejo Lampung Tengah, Babinsa Kodim 0411/KM Sisir Bangunan Roboh di 3 Dusun |
|
|---|
| Pemprov Lampung Pastikan Kenaikan Harga BBM Pesawat Tak Pengaruhi Jadwal Keberangkatan Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ketua-DPW-NasDem-Lampung-Herman-HN-bantah-isu-merger-dengan-Gerindra.jpg)