Berita Lampung

Nenek 95 Tahun Jadi Calhaj Tertua asal Lampung

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Lampung Ansori F Citra mengatakan, jemaah tertua tercatat atas nama Tursiyem Kartowiyono.

Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto
TERTUA DAN TERMUDA - Kakanwil Kemenhaj Lampung Ansori F Citra menyebutkan sosok calon jemaah haji tertua dan termuda asal Lampung pada musim haji tahun 2026. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Seorang nenek berusia 95 tahun asal Lampung Timur dipastikan bakal menjadi calon jemaah haji tertua di Lampung pada musim haji 2026.

Sementara itu, remaja berusia 15 tahun asal Pringsewu menjadi sosok jemaah termuda.

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Lampung Ansori F Citra mengatakan, jemaah tertua tercatat atas nama Tursiyem Kartowiyono, yang tergabung di kloter JKG 11.

Ini merupakan gabungan dari Metro (275 jemaah) dan Lampung Timur (164 jemaah) dengan total 445 orang, termasuk petugas. 

Mereka mulai masuk asrama pada 30 April 2026 pukul 11.00 WIB dan terbang dari Bandara Soekarno-Hatta ke Madinah pada 1 Mei pukul 11.00 WIB menggunakan pesawat SV 5147.

Tursiyem dan rombongan dijadwalkan pulang dari Jeddah pada 10 Juni pukul 01.20 dan tiba di Indonesia pada 10 Juni pukul 15.15 WIB menggunakan pesawat SV 5368.

Ansori mengungkap, usia Tursiyem lebih muda jika dibandingkan dengan jemaah tertua tahun lalu.

"Beliau nanti bisa ditemui di kloter JKG 11. Jika dibanding tahun lalu, ada yang bahkan usianya 107 tahun. Ibu Tursiyem ini usianya di angka 95 tahun," ujar Ansori, Selasa (21/4/2026).

Sementara itu, jemaah termuda adalah Aqila Anindita Anindityas, remaja berusia 15 tahun asal Pringsewu.

"Aqila merupakan jemaah pelimpahan yang menggantikan posisi orang tuanya. Sepertinya meninggal dunia," jelas Ansori.

Aqila tergabung dalam kloter JKG 21 yang terdiri dari jemaah asal Pringsewu (439 jemaah) serta tambahan dari Lampung Timur dan Pringsewu.

Aqila bersama rombongannya dijadwalkan masuk ke asrama pada 8 Mei 2026 pukul 1430 WIB dan lepas landas dari Bandara Soetta ke Jeddah menggunakan pesawat SV 5269 pada 9 Mei pukul 14.30 WIB. 

Untuk kepulangan, Aqila dkk dijadwalkan bertolak dari Madinah pada 18 Juni pukul 08.20 dan mendarat di Indonesia pada 18 Juni pukul 22.00 WIB menggunakan pesawat SV 5204.

(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved