Berita Lampung
Disdag Bandar Lampung Pastikan Stok MinyaKita Aman
Pihaknya terus melakukan pemantauan rutin melalui unit pelaksana teknis (UPT) setiap hari guna memastikan distribusi MinyaKita berjalan lancar.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Dinas Perdagangan Kota Bandar Lampung memastikan ketersediaan minyak goreng, khususnya produk subsidi MinyaKita, mulai kembali normal di sejumlah pasar tradisional.
Kadisdag Bandar Lampung Erwin mengatakan, pihaknya terus melakukan pemantauan rutin melalui unit pelaksana teknis (UPT) setiap hari guna memastikan distribusi MinyaKita berjalan lancar.
"Sekarang MinyaKita sudah mulai kembali masuk ke pasar-pasar tradisional, seperti Pasar Tugu dan Pasar Kangkung," ujarnya, Kamis (23/4/2026).
Sebelumnya, stok MinyaKita sempat mengalami kekosongan selama kurang lebih satu bulan.
Hal itu terjadi karena adanya pengalihan distribusi oleh pemerintah untuk mendukung program ketahanan pangan nasional.
Namun saat ini, Perum Bulog telah kembali menyalurkan MinyaKita ke masyarakat.
Secara umum, Erwin menegaskan stok minyak goreng di pasaran tidak mengalami kelangkaan.
"Kalau minyak goreng secara keseluruhan tidak langka. Hanya saja, MinyaKita yang bersubsidi memang sempat berkurang di pasaran," jelasnya.
Terkait harga, Disdag memastikan penjualan MinyaKita di pasar yang terdaftar dalam Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) wajib mengikuti harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, yakni Rp 15.700 per liter.
Menurut Erwin, selama distribusi dilakukan langsung oleh Bulog, harga dipastikan tetap sesuai dengan ketentuan.
Namun, ia tidak menampik adanya potensi perbedaan harga di lapangan.
"Kalau sudah masuk ke distribusi sekunder atau berpindah tangan, memang ada kemungkinan terjadi kenaikan harga. Itu hal yang wajar dalam rantai perdagangan," katanya.
Pihaknya pun akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan harga tetap terkendali dan pasokan minyak goreng, khususnya MinyaKita, tetap tersedia bagi masyarakat.
Sebelumya, Kepala Dinas Pangan Bandar Lampung Ichwan Adji Wibowo menjelaskan bahwa minyak goreng subsidi saat ini menjadi bagian dari paket Bantuan Pangan yang akan segera disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat.
"Program Bantuan Pangan periode Februari–Maret akan dibagikan di awal Mei. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan dua karung beras masing-masing 10 kilogram atau total 20 kilogram, ditambah MinyaKita sebanyak 4 liter dalam kemasan 2 liter," ujarnya, Rabu (22/4/2026).
| Peran Vital Pelabuhan Panjang, Jaga Pasokan dan Stabilitas Harga Pupuk |
|
|---|
| Polisi Endus Komplotan Teroganisir Curi Kabel Listrik di Lampung, Beraksi di Siang Bolong |
|
|---|
| Temukan Ribuan Bangkai Kelelawar, Wabup Pringsewu Peringatkan Pengusaha |
|
|---|
| Bisnis Bus AKDP Lampung Masih Tahap Pemulihan Pasca Covid 19 |
|
|---|
| Penyebab Kebakaran Mobil di Jalan Raya Stadion Tejosari Metro Diselidiki Polisi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Stok-beras-dan-Minyakita-dipastikan-aman.jpg)