Berita Lampung
Akademisi Itera Ungkap Penyebab Banjir di Bandar Lampung
Penyesuaian terhadap volume tampungan menjadi hal yang mendesak untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Akademisi Institut Teknologi Sumatera (Itera) mengungkap permasalahan banjir di Bandar Lampung.
Dosen Fakultas Teknologi Infrastruktur dan Kewilayahan Itera Arif Rohman melalui penelitiannya mengungkap bahwa penyebab utama banjir adalah meningkatnya debit limpasan (runoff) dibandingkan kondisi tahun 2005.
Peningkatan ini diduga kuat dipicu oleh alih fungsi lahan yang tidak terkendali dan minimnya kompensasi lingkungan atas perubahan tersebut.
Akibatnya, kemampuan tanah dalam menyerap air hujan menurun drastis.
Selain itu, kondisi saluran air di wilayah perkotaan dinilai belum memadai.
"Sungai sebagai drainase utama tidak memiliki ruang sempadan yang cukup untuk menampung luapan air. Padahal, Pemerintah Kota Bandar Lampung telah menetapkan batas sempadan minimal lima meter dari bibir tanggul sebagai area bebas," ujar Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Itera ini, Selasa (28/4/2026).
Namun, di banyak kawasan permukiman, aturan ini tidak diterapkan secara konsisten.
Permasalahan juga terjadi pada sistem drainase perkotaan yang tidak berfungsi optimal.
Hal ini diduga akibat penggunaan model elevasi yang tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.
Dampaknya, banyak saluran drainase yang meluap bahkan mengalami kesalahan arah aliran air.
"Dengan meningkatnya debit air, kapasitas drainase yang ada saat ini dinilai tidak lagi mencukupi," ujarnya.
Penyesuaian terhadap volume tampungan menjadi hal yang mendesak untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Dalam hal penanganan, para peneliti menekankan pentingnya pendekatan berbasis lokasi.
"Setiap wilayah memiliki karakteristik aliran air dan tata guna lahan yang berbeda, sehingga solusi penanganan banjir tidak bisa disamaratakan. Identifikasi titik prioritas menjadi langkah awal sebelum menentukan strategi yang tepat," ujarnya.
Pendekatan komprehensif yang mengintegrasikan aspek hidrologi dan perencanaan wilayah dinilai menjadi kunci untuk mengatasi persoalan banjir di Bandar Lampung secara berkelanjutan.
( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )
| BI Lampung Dorong Hilirisasi Pertanian, Jangan Cuma Jadi Penonton Uang Mengalir |
|
|---|
| Eva Dwiana Dorong Kolaborasi Total Atasi Banjir Bandar Lampung |
|
|---|
| Aipda Nyoman Terjun Langsung Bantu Pengecoran Rumah Warga |
|
|---|
| Tampil Serba Hitam, Arinal Djunaidi Akhirnya Datang Penuhi Panggilan Kejati Lampung |
|
|---|
| Polisi Tangkap Dua Pria Terkait Penggelapan Truk Kredit di Pringsewu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Akademisi-Itera-Arif-Rohman-penyebab-banjir.jpg)