Berita Lampung
Kuliah Program Studi Mekanisasi Pertanian Polinela Mahasiswa Buat Inovasi Alat Pertanian
Dengan peralatan yang mumpuni mereka membuat palu serta dudukan mesin pertanian di Jurusan Mekanisasi Pertanian Polinela.
Penulis: Bintang Puji Anggraini | Editor: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Ringkasan Berita:
- Pakai peralatan yang mumpuni sekelompok mahasiswa membuat palu serta dudukan mesin pertanian.
- Mereka merupakan Jurusan Mekanisasi Pertanian di Politeknik Negeri Lampung (Polinela).
- Jurusan ini merupakan pendidikan vokasi yang berfokus pada penerapan teknologi dan rekayasa mekanik dalam mendukung kegiatan pertanian modern.
Tribunlampung.co.i, Bandar Lampung — Sekelompok mahasiswa terlihat mengoperasikan alat las, dengan peralatan yang mumpuni mereka membuat palu serta dudukan mesin pertanian di Jurusan Mekanisasi Pertanian di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) Kamis (30/4/2026).
Koordinator Program Studi Wahyu Kamilatul Fauziah menjelaskan bahwa Program Studi Diploma Tiga (D-III) Mekanisasi Pertanian merupakan program pendidikan vokasi yang berfokus pada penerapan teknologi dan rekayasa mekanik dalam mendukung kegiatan pertanian modern.
“Program ini dirancang untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis dalam pengoperasian, perawatan, serta pengelolaan alat dan mesin pertanian” ungkapnya Kamis (30/4/2026).
Dalam proses pembelajaran, mahasiswa dibekali dengan pengetahuan dasar di bidang pertanian, khususnya terkait budidaya tanaman dan pengelolaan lahan.
Selain itu, mahasiswa juga mempelajari prinsip-prinsip teknik yang berkaitan dengan desain, fungsi, dan kinerja mesin pertanian, seperti traktor, alat tanam, dan mesin panen serta pasca panen.
Baca juga: Pelatihan dan Digitalisasi UMKM, Tim PKM Polinela Dorong Peningkatan Omzet Mitra
Sejak semester pertama, mahasiswa telah dibekali dua dimensi keilmuan utama, yakni sains-teknik dan pertanian aplikatif.
“Mata kuliah seperti Matematika Teknik, Fisika, dan Menggambar Teknik menjadi fondasi dalam membangun kemampuan analitis serta representasi teknis,” jelasnya.
Di sisi lain, mata kuliah Pengantar Budidaya Tanaman diperkenalkan sejak awal guna memberikan pemahaman kontekstual terhadap kondisi lapangan.
“Seorang teknisi mekanisasi pertanian tidak cukup hanya memahami mesin, tetapi juga harus memahami sistem pertanian secara utuh,” tuturnya.
Keunikan program studi ini terlihat dari sejumlah mata kuliah khas yang jarang ditemui di program teknik lainnya.
Ada mata kuliah Perancangan Alsintan yang melatih mahasiswa untuk merancang alat dan mesin pertanian berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan dengan mempertimbangkan aspek fungsi, material, hingga ergonomi.
Selain itu, Proyek Mandiri pada semester lima mendorong mahasiswa menghasilkan inovasi berbasis permasalahan riil petani.
Pada semester ini mahasiswa diharuskan membuat project yang nantinya menghasilkan berbagai inovasi alat pertanian.
Tak kalah penting, mata kuliah Manajemen Bengkel dan Kewirausahaan Teknik juga diajarkan kepada mahasiswa untuk menggabungkan keterampilan teknis dengan kemampuan manajerial supaya memberikan nilai tambah bagi lulusan.
Dalam proses pembelajaran, program studi ini didukung oleh delapan dosen yang memiliki latar belakang akademik dan profesional di bidang teknik pertanian.
| Dicurigai Mau Mencuri, Pemuda di Lampung Tengah Terungkap Simpan Sabu |
|
|---|
| Update Rencana Perluasan Wilayah Bandar Lampung, Kini Tahap Studi Kelayakan |
|
|---|
| Tinggi Peminat, Kategori 21K HIPMI Half Marathon Lampung Sold Out |
|
|---|
| BPBD Bandar Lampung Imbau Warga Tak Berteduh di Bawah Pohon saat Hujan Disertai Angin |
|
|---|
| Polsek Metro Utara Tangkap 2 Terduga Pelaku Penyalahgunaan Sabu di Banjarsari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Program-Studi-Mekanisasi-Pertanian-Ajarkan-Mahasiswa-Buat-Inovasi-Alat-Pertanian.jpg)