Berita Lampung
Ternyata Ini Penyebab Harga Singkong di Lampung Tembus Rp 1.650 per Kg
Mikdar menilai kepastian harga serta hilirisasi singkong merupakan salah satu kunci utama untuk membuat petani kembali menanam singkong.
Tayang:
Penulis: Hurri Agusto | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Riyo Pratama
BERALIH - Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung Mikdar Ilyas menyebut lahan singkong di Lampung berkurang karena petani beralih ke tanaman lain.
Hal ini dinilai strategis agar petani tidak lagi menjual singkong dalam bentuk mentah, melainkan produk olahan yang memiliki nilai jual lebih tinggi.
"Kita dukung sepenuhnya hilirisasi ini. Harapannya, Lampung tidak hanya jual barang mentah. Singkong bisa diolah menjadi tepung mocaf untuk bahan baku makanan seperti keripik, kemplang, hingga kelanting," kata Mikdar.
"Jika dikemas baik, ini bisa menjadi produk unggulan yang dipasarkan ke provinsi lain, bahkan menunjang kebutuhan bioetanol di masa depan," pungkasnya.
(Tribunlampung.co.id/Hurri Agusto)
Berita Terkait: #Berita Lampung
| Patroli Polres Pringsewu Lampung Sasar Balap Liar dan Kejahatan Jalanan |
|
|---|
| Judoka Putri Lampung Indah Permatasari Sabet Emas di Australia |
|
|---|
| Polres Pringsewu Gelar Patroli Rutin Antisipasi Kejahatan Akhir Pekan |
|
|---|
| ORARI DXpedition Team Gelar CAMPOTA dan BOTA di Pantai Cukuhbatu, Tanggamus |
|
|---|
| Polsek Candipuro Amankan Pelaku Spesialis Curanmor di Ketapang, Sudah Beraksi 3 Kali |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Metropolitan-Lampung-Raya-Mikdar-Ilyas.jpg)