Berita Lampung
Obat Malaria di Pesawaran Tersedia, Diskes Akui Stok Terbatas di Lapangan
Diskes Kabupaten Pesawaran memastikan stok obat malaria masih tersedia di fasilitas kesehatan, meski dalam jumlah terbatas
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Ringkasan Berita:
Tribunlampung.co.id, Pesawaran - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Pesawaran memastikan stok obat malaria masih tersedia di fasilitas kesehatan, meski dalam jumlah terbatas dan diprioritaskan untuk wilayah endemis.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Pesawaran, Chris Manurung, kepada Tribun Lampung, Senin (4/5/2026).
Chris menegaskan, hingga saat ini tidak terjadi kekosongan obat malaria dalam satu tahun terakhir.
Namun, ketersediaannya tetap harus dikelola ketat.
“Stok ada, tetapi terbatas. Jika di puskesmas mulai menipis, mereka segera mengajukan permintaan ke kabupaten, lalu diteruskan ke provinsi karena pengadaan dari Kementerian Kesehatan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pengadaan obat malaria sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.
Pemerintah daerah hanya menyusun kebutuhan berdasarkan data kasus tahun sebelumnya untuk diajukan melalui provinsi.
Saat ini, obat yang digunakan antara lain Artemisinin Combination Therapy (ACT) atau Dihydroartemisinin-Piperaquine (DHP) yang diminum tiga hari, serta Primaquine selama 14 hari.
Distribusi obat diprioritaskan untuk wilayah dengan kasus tinggi, seperti Puskesmas Hanura (Teluk Pandan), Punduh Pedada, Padang Cermin, dan Maja. Dari seluruh wilayah tersebut, Hanura menjadi yang paling tinggi kebutuhan obatnya.
“Kami utamakan wilayah endemis sesuai kebutuhan masing-masing puskesmas,” kata Chris.
Ia juga mengakui adanya kendala distribusi, terutama di awal tahun, akibat ketergantungan pasokan dari pusat yang kerap mengalami keterlambatan.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinkes Pesawaran rutin melakukan perencanaan kebutuhan, koordinasi dengan Dinkes Provinsi, serta pemantauan stok melalui aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi dan Logistik Elektronik (SMILE).
Jika terjadi peningkatan kasus malaria, Dinkes langsung melakukan penyelidikan epidemiologi dan intervensi lapangan, termasuk skrining dan penyuluhan untuk mencegah penyebaran.
“Jika ada peningkatan kasus, kami segera turun ke lapangan melakukan penanganan,” tegasnya.
(Tribunlampung.co.id/ Oky Indrajaya)
| Jenis Usaha Koperasi KMP Bandar Lampung Menyesuaikan Kebutuhan Pokok Masyarakat |
|
|---|
| Sopir Truk Dikeroyok 2 Pelaku di Jalinsum Lampung Tengah, Alami Luka Lebam di Wajah |
|
|---|
| Patroli Intensif Polres Pringsewu untuk Ciptakan Keamanan di Malam Akhir Pekan |
|
|---|
| Prakiraan Cuaca Lampung Senin 4 Mei 2026, Siang-Sore Berpotensi Hujan di Sebagian Besar Wilayah |
|
|---|
| Terungkap Cara Ridwanto Curi Motor PNS di Lampung Selatan, Polisi Amankan 3 BB |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kabid-P2P-Diskes-Pesawaran-Chris-Manurung-a.jpg)