Berita Lampung

Kapolda Lampung: Kasus Bripka Arya Supena Masih Diselidiki, Akan Dirilis Resmi

Kapolda Lampung mengimbau publik menunggu informasi resmi terkait perkembangan kasus meninggalnya Brigadir Arya Supena (32).

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Kiki Novilia
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
KASUS PENEMBAKAN POLISI - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengimbau publik menunggu informasi resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus meninggalnya anggota Intelkam Ditintelkam Polda Lampung, Bripka (Anumerta) Arya Supena. 
Ringkasan Berita:
  • Kapolda Lampung mengimbau publik menunggu informasi resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus meninggalnya anggota Intelkam Ditintelkam Polda Lampung, Bripka (Anumerta) Arya Supena.
  • Ia menegaskan, perkembangan kasus akan disampaikan melalui konferensi pers setelah penyelidikan selesai.
  • Sebelumnya diberitakan anggota polisi bernama Brigadir Arya Supena (32), anggota Intelkam Polda Lampung, gugur setelah ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf mengimbau publik menunggu informasi resmi terkait perkembangan penyelidikan kasus meninggalnya anggota Intelkam Ditintelkam Polda Lampung, Bripka (Anumerta) Arya Supena.

Kapolda mengatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

“Masih dalam proses pengejaran, nanti akan kami rilis secara resmi,” kata Helfi di Mapolda Lampung, Selasa (12/5/2026).

Sebelumnya diberitakan anggota polisi bernama Brigadir Arya Supena (32), anggota Intelkam Polda Lampung, gugur setelah ditembak pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Insiden penembakan itu terjadi di depan Toko Kue dan Oleh-oleh Yussy Akmal Jalan ZA Pagar Alam, Labuhan Ratu, Bandar Lampung, Sabtu (9/5/2026) sekira pukul 05.30 WIB.

Baca juga: Polres Way Kanan Gelar Salat Gaib Untuk Bripka Anumerta Arya Supena

Brigadir Arya Supena warga Jalan Mata Intan 1 Rt. 02 Lk. I Kelurahan Segala Mider, Kecamatan Tanjung, Karang Barat Bandar Lampung meninggal dengan luka tembak di bagian kepala.

Terkait beredarnya video penangkapan di media sosial, Helfi menyebut informasi tersebut masih dalam pendalaman penyidik.

“Nanti setelah ada kepastian akan kami informasikan. Saat ini masih banyak informasi yang harus kami klarifikasi,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai dugaan senjata api milik korban, Kapolda menyampaikan pihaknya masih melakukan pendalaman.

“Masih kami dalami, nanti akan disampaikan dalam rilis resmi,” kata Helfi.

Ia menegaskan, perkembangan kasus akan disampaikan melalui konferensi pers setelah penyelidikan selesai.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved