Berita Lampung

Sindikat Bobol Diler Motor di Lampung Sudah Rambah Lintas Kabupaten

Penangkapan Tole membuka fakta pencurian sepeda motor juga menyasar diler kendaraan di berbagai wilayah Lampung.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: soni yuntavia
Dokumentasi/Ditreskrimum Polda Lampung
DITANGKAP DI HOTEL - Winarno atau Tole ditangkap tim gabungan di sebuah hotel di Bandar Jaya, Lampung Tengah, Minggu (17/5/2026) sekira pukul 16.23 WIB. Penangkapan tersebut mengungkap praktik curanmor beroperasi secara terstruktur dengan pola yang sama di sejumlah lokasi, mulai dari Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu hingga Kota Metro. 

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Penangkapan Winarno alias Tole membuka fakta bahwa komplotan pelaku bukan sekadar terlibat kasus penembakan Bripka Arya Supena, tetapi juga diduga menjalankan jaringan pencurian sepeda motor yang menyasar diler kendaraan di berbagai wilayah Lampung.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung menyebut kelompok tersebut diduga beroperasi secara terstruktur dengan pola yang sama di sejumlah lokasi, mulai dari Lampung Tengah, Lampung Selatan, Pesawaran, Pringsewu hingga Kota Metro.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan mengatakan Tole ditangkap di sebuah hotel kawasan Bandar Jaya, Lampung Tengah, Minggu (17/5/2026) sore. Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan Tekab 308 memperoleh informasi keberadaan tersangka.

“Pelaku berhasil diamankan saat berada di hotel dan saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Polda Lampung,” kata Indra, Senin (18/5).

Dalam pemeriksaan awal, Tole mengaku ikut terlibat dalam sejumlah pembobolan diler motor. Polisi menduga kelompok ini merupakan spesialis pencurian kendaraan bermotor dengan target utama showroom dan diler sepeda motor pada malam hari.

Modus yang digunakan terbilang rapi. Pelaku diduga menutup area depan diler menggunakan papan reklame untuk menghalangi pandangan warga, lalu mencongkel rolling door sebelum masuk ke ruang penjualan.

Salah satu aksi yang diungkap terjadi di diler Kawasaki Yukum Jaya, Lampung Tengah, pada Februari lalu. Saat pegawai membuka toko pada pagi hari, ruang showroom sudah dalam kondisi dibobol dan dua unit motor dinyatakan hilang.

Tak hanya di satu lokasi, polisi juga mengaitkan komplotan tersebut dengan pencurian puluhan motor di sejumlah diler lain. Di antaranya enam unit motor di Honda Gading Rejo Pringsewu, tujuh unit di Yamaha Gedong Tataan Pesawaran, enam Yamaha Aerox di Yamaha Natar, hingga tujuh motor berbagai tipe di Kota Metro.

Selain itu, kelompok tersebut juga diduga membobol diler Honda Tanjung Bintang dengan barang curian berupa Honda ADV, Honda PCX, dan Honda CRF 150.

Dari penangkapan Tole, polisi menyita dua kunci letter T, jaket cokelat, dan celana jeans yang diduga digunakan saat beraksi.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved