Idul Adha 2026

Dinas Pertanian Bandar Lampung Melabeli Kandang yang Ternaknya Sudah Diperiksa Tim Keswan

Pemeriksaan yang dilakukan Tim Keswan Dinas Pertanian Bandar Lampung ke sejumlah kandang peternak dalam rangka persiapan Idul Adha 2026. 

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dominius Desmantri Barus
DILABELI - Kandang sapi yang sudah dilabeli Tim Keswan Dinas Pertanian Bandar Lampung seusai melakukan pemeriksaan,Rabu (20/5/2026). Jelang Idul Adha 2026, Dinas Pertanian gencar melakukan pemeriksaan secara ketat. 

Ringkasan Berita:
  • Tim Keswan Dinas Pertanian Bandar Lampung memeriksa sejumlah ternak calon hewan kurban di kandang peternak.
  • Pemeriksaan yang dilakukan Tim Keswan Dinas Pertanian Bandar Lampung ke sejumlah kandang peternak dalam rangka persiapan Idul Adha 2026.   
  • Kandang yang sudah mendapat pemeriksaan dilabeli dengan stiker bertulis "Hewan Ternak Telah Diperiksa dan Dinyatakan Sehat".

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Tim Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Pertanian Bandar Lampung memeriksa sejumlah ternak calon hewan kurban di kandang peternak wilayah Kota Tapis Berseri.

Pemeriksaan yang dilakukan Tim Keswan Dinas Pertanian Bandar Lampung ke sejumlah kandang peternak dalam rangka persiapan Idul Adha 2026.   

Tidak hanya melakukan pemeriksaan, hewan ternak yang didatangi Tim Keswan itu juga divaksin.

Salah satu kandang yang didatangi Tim Keswan adalah milik Hendra (54) di Jalan MK Baginda, Kelurahan Gunung Sulah, Kecamatan Way Halim, Bandar Lampung,.

Bahkan Tim Keswan yang hadir bukan cuma dari Dinas Pertanian Bandar Lampung, melainkan juga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Pemprov Lampung, Rabu (20/5/2026).

Baca juga: DPRD Lampung Minta Hewan Kurban Diperiksa Sebelum dan Setelah Masuk Lapak Penjualan

Setelah dilakukan pengecekan oleh petugas, kandang milik Hendra tersebut dilabeli dengan stiker bertuliskan "Hewan Ternak Telah Diperiksa dan Dinyatakan Sehat".

"Tadi orang dari dinas (provinsi dan kota) datang untuk mengecek kondisi sapi," ujarnya saat wawancara dikandang sapinya, Rabu (20/5/2026).

Ia membenarkan setelah diperiksa oleh petugas, kandangnya langsung dilabeli pakai stiker. "Tadi langsung ditempeli stiker. Stiker bertuliskan Hewan Ternak Telah Diperiksa dan Dinyatakan Sehat. Dari Dinas Pertanian Kota Bandar Lampung," ujarnya.

Ia menyebut petugas juga sering memberikan vaksin kepada hewan ternaknya. "Selain dicek, mereka juga rutin memberikan vaksin. Vaksin PMK sama vaksin lato-lato. Vaksinnya gratis," ucapnya.

Menjelang Hari Raya Idu Adha 2026, Ia mengaku seluruh sapi miliknya telah habis dipesan pembeli.

Hendra mengatakan, tahun ini dirinya menjual sekitar 10 ekor sapi dengan berbagai jenis.

"Terdiri dari tujuh ekor sapi limosin, satu sapi Bali, satu sapi PO, dan satu sapi Pigeon," ujarnya, Rabu (20/5/2026).

"Jumlah ternak tahun ini kurang lebih sama seperti tahun lalu," sambungnya.

Ia menjelaskan, jenis sapi yang dijual cukup beragam dan disesuaikan dengan kebutuhan pembeli.

"Untuk harga, sapi Bali dipatok Rp 24 juta per ekor, sapi limosin Rp 26 juta, sedangkan sapi PO dijual Rp27 juta per ekor," ucapnya.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved