Berita Lampung

'Kami Juga Anak Bangsa' Eks Napiter Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Mantan narapidana teroris di Lampung mengikuti upacara bendera merah putih peringatan hari lahir Pancasila di Pemprov Lampung.

Tayang:
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Bayu Saputra
IKUTI UPACARA - Eks narapidana teroris di Lampung mengikuti upacara bendera merah putih peringatan hari lahir Pancasila, Senin (1/6/2026). 

"Kita bagian daripada warga negara untuk sama-sama menjaga kesatuan Republik Indonesia. Jangan lupa dan ini sebagai pengingat kembali nilai-nilai sejarah di masa lalu, sebagai jas merah atau jangan melupakan sejarah," paparnya.

Pihaknya berharap mudah-mudahan Indonesia tetap damai, Indonesia tetap aman, dalam rangka untuk kesejahteraan Indonesia yang maju dan berkembang. 

Harapannya ke depan tetap semangat menjaga keutuhan negara Indonesia. 

"Jagalah Indonesia bahwa ini bagian dari negara kita yang kita cintai, yang penuh damai dan apapun permasalahan kita atasi semua," kata Suprihadi. 

Semuanya dalam rangka untuk menjaga kesatuan negara Republik Indonesia dan salam Indonesia damai, 

Kanit Idensos Satgaswil Lampung Densus Anti Teror (AT), Kompol Sumarna mengatakan, pihaknya bersyukur belasan mantan eks napiter dan simpatisan ISIS mengikuti upacara bendera dalam momentum hari lahir Pancasila 2026.

"Memang masih ada yang keras belum kooperatif dan belum ke NKRI dan mereka ada yang belum menerima NKRI. Akan tetapi tidak apa-apa dan itu membutuhkan proses, hari ini yang mengikuti upacara bendera merah putih mereka sudah hijau dan juga ada wadahnya yakni Yayasan Mangkubumi Putra Lampung," ucapnya.

"Dengan kegiatan tersebut hingga dilakukan pembinaan oleh Densus AT untuk tujuannya rasa cinta terhadap tanah air dan rasa nasionalis," kata Kompol Sumarna. 

"Mereka dulu dengan Negara Indonesia bermusuhan atau berseberangan dengan ideologi mereka atau para teroris. Makanya dengan momen ini kami ajak kembali ke NKRI dengan mengikuti upacara bendera merah putih, kami sudah seringkali melakukan kegiatan seperti tersebut," terusnya.

Ia mengatakan, eks teroris yang mengikuti upacara totalnya ada 21 orang.

Selain eks napiter ada juga eks mantan Jamaah Islamiyah (JI) yang mana pada 2024 telah mendeklarasikan untuk membubarkan diri. 

Para mantan teroris tersebut sangat antusiasnya dalam semangat nasionalismenya yang tinggi. 

Meskipun ada peserta yang sakit, tapi tetap mengikuti upacara.

Para napiter tersebut dalam pembinaannya cukup baik dan telah berjalan dengan baik pembinaan. 

Yayasan Mangkubumi Putra Lampung telah berdiri sejak beberapa tahun lalu dengan kegiatannya pemberdayaan para mantan-mantan teroris ke tengah masyarakat.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved