Berita Lampung

Warung Ayam Geprek di Metro Kebakaran

Warung ayam geprek milik Eni Ismiati Rohma ludes dilalap si jago merah saat sebagian besar warga masih tertidur lelap menjelang subuh.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/Dok Damkarmat Metro
KEBAKARAN - Sebuah warung makan terbakar di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro, Minggu (31/5/2026) dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Hadimulyo Barat, Metro Pusat, Kota Metro, Minggu (31/5/2026) dini hari.
  • Warung ayam geprek milik Eni Ismiati Rohma ludes dilalap si jago merah. 
  • Proses pemadaman memakan waktu sekitar 55 menit.

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Warga di sekitar Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Hadimulyo Barat, Kecamatan Metro Pusat, Kota Metro dikagetkan dengan peristiwa kebakaran yang melanda sebuah warung makan, Minggu (31/5/2026) dini hari.

Warung ayam geprek milik Eni Ismiati Rohma ludes dilalap si jago merah saat sebagian besar warga masih tertidur lelap menjelang subuh, tepatnya sekitar pukul 03.35 WIB.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Kota Metro Sri Amanto melalui Kabid Damkar dan Penyelamatan Wilastri membenarkan insiden tersebut.

Menurut Wilastri, peristiwa ini pertama kali diketahui oleh seorang warga yang kebetulan sedang melintas di lokasi kejadian.

"Bermula ketika ada warga yang melintas di Jalan Imam Bonjol melihat kepulan asap tebal dan kobaran api dari dalam warung ayam geprek milik Bu Eni," ujar Wilastri, Senin (1/6/2026).

Dia mengatakan, melihat api yang mulai membesar, warga tersebut langsung berinisiatif menghubungi kantor Dinas Damkartan Kota Metro untuk meminta pertolongan.

Mendapat laporan genting di waktu subuh, Satgas Damkar Kota Metro langsung bergerak cepat.

Petugas dikerahkan menuju lokasi dengan menggunakan armada damkar.

Hanya berselang lima menit setelah laporan diterima, atau sekitar pukul 03.40 WIB, petugas sudah tiba di tempat kejadian perkara (TKP).

"Saat personel tiba, api masih menyala. Petugas langsung melakukan lokalisir dan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan," jelasnya.

Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung dramatis dan memakan waktu sekitar 55 menit.

Setelah situasi dipastikan benar-benar aman dan kondusif, personel Damkar baru kembali ke posko pada pukul 04.40 WIB.

Wilastri mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sementara di lapangan, kebakaran ini diduga kuat terjadi akibat masalah pada jaringan listrik.

"Untuk penyebab kebakaran, diduga disebabkan korsleting instalasi listrik yang berada di dalam warung," kata Wilastri.

Beruntung, kata dia, tidak ada korban dalam peristiwa ini karena warung dalam kondisi kosong. 

Namun, pemilik warung mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

"Korban jiwa atau luka nihil. Sementara untuk kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp 30 juta," tutupnya.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/Fajar Ihwani Sidiq)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved