Berita Lampung

KA Rajabasa Favorit Warga Lampung, PT KAI Ungkap Alasannya 

Kereta Api ( KA ) Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati pulang pergi (PP) masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat Lampung.

Tayang:
Dokumentasi/Dominius Desmantri Barus
FAVORIT - Kereta Api ( KA ) Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati pulang pergi (PP) masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat Lampung. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan kereta ekonomi tersebut mencatat jumlah pelanggan tertinggi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang. 
Ringkasan Berita:
  • Kereta Api ( KA ) Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati pulang pergi (PP) masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat Lampung.
  • KA Rajabasa masih menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan tarif yang terjangkau serta jadwal perjalanan yang konsisten.
  • banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, pendidikan, hingga kunjungan keluarga dan aktivitas sosial lainnya.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung- Kereta Api ( KA ) Rajabasa relasi Tanjungkarang-Kertapati pulang pergi (PP) masih menjadi moda transportasi favorit masyarakat Lampung.

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, layanan kereta ekonomi tersebut mencatat jumlah pelanggan tertinggi di wilayah PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang.

Berdasarkan data KAI Divre IV Tanjungkarang, total volume penumpang kereta api pada periode Januari-Mei 2026 mencapai 498.185 pelanggan.

Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api untuk berbagai kebutuhan perjalanan.

Manajer Humas KAI Divre IV Tanjungkarang, Azhar Zaki Assjari, mengatakan KA Rajabasa masih menjadi pilihan utama masyarakat karena menawarkan tarif yang terjangkau serta jadwal perjalanan yang konsisten.

"KA Rajabasa menjadi salah satu layanan favorit masyarakat karena menawarkan tarif yang terjangkau, jadwal perjalanan yang konsisten, serta memberikan kenyamanan dan keamanan selama perjalanan," kata Zaki, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, KA Rajabasa banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai keperluan, mulai dari bekerja, pendidikan, hingga kunjungan keluarga dan aktivitas sosial lainnya.

Selain tingginya jumlah pelanggan, KAI Divre IV Tanjungkarang juga mencatat capaian positif dari sisi operasional. Selama Januari hingga Mei 2026, rata-rata kedatangan kereta api di wilayah Divre IV tercatat lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan.

Pada Januari, percepatan waktu kedatangan mencapai 34,33 menit, Februari 45,18 menit, Maret 39,65 menit, April 29,77 menit, dan Mei 28,78 menit.

Zaki menilai capaian tersebut menjadi bukti komitmen KAI dalam menjaga ketepatan waktu perjalanan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.

"Ketepatan waktu merupakan salah satu faktor penting dalam pelayanan kereta api. Melalui pengelolaan operasional yang optimal serta koordinasi yang baik di lapangan, KAI terus berupaya menghadirkan perjalanan yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu bagi seluruh pelanggan," ujarnya.

Untuk menjaga kepercayaan masyarakat, KAI Divre IV Tanjungkarang terus melakukan berbagai peningkatan layanan, mulai dari perawatan sarana dan prasarana, peningkatan kebersihan kereta dan stasiun, hingga penguatan aspek keselamatan dan keamanan perjalanan.

KAI juga mengimbau masyarakat Lampung yang berencana bepergian menggunakan kereta api agar memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan resmi lainnya.

Dengan jumlah pelanggan yang hampir menyentuh setengah juta orang dalam lima bulan pertama tahun 2026, KA Rajabasa diprediksi masih akan menjadi tulang punggung transportasi kereta api bagi masyarakat Lampung dan Sumatera Selatan.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved