Berita Lampung
Beraksi di Masjid, Maling Motor Babak Belur Dihajar Warga Usai Ketahuan
Manfaatkan khusyuknya salat Isya, residivis di Pringsewu nekat gasak motor jemaah masjid. Apes, aksinya tepergok hingga babak belur dihajar massa.
Penulis: Bayu Saputra | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- ES (43) mencuri motor jemaah di halaman Masjid Baitul Muslim, Pringsewu, saat salat Isya.
- Aksinya ketahuan pemilik motor yang langsung melakukan pengejaran.
- Pelaku ditangkap warga di kawasan Pasar Yogyakarta setelah berusaha kabur.
- ES sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum diamankan polisi.
- Pelaku diketahui residivis dan terancam hukuman maksimal 7 tahun penjara.
Tribunlampung.co.id, Pringsewu - Rumah ibadah yang sejatinya menjadi tempat suci untuk berserah diri, justru dimanfaatkan oleh ES (43) untuk melancarkan aksi culasnya.
Baca juga: Tepergok Maling Motor Jemaah Masjid, Residivis Babak Belur Dihajar Massa
Pria asal Kecamatan Kedaton, Kota Bandar Lampung ini nekat menyelinap ke halaman Masjid Baitul Muslim di Pekon Kediri, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, demi menggasak sepeda motor milik jemaah yang tengah khusyuk menunaikan ibadah.
Namun, sepandai-pandainya melompat, pelarian residivis kambuhan ini akhirnya kandas mengenaskan. Ia babak belur menjadi bulan-bulanan warga yang geram melihat kesucian malam ibadah dinodai oleh aksi kriminal pada Jumat (5/6/2026) malam sekitar pukul 19.15 WIB.
Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut meletus tepat saat kumandang takbir salat Isya baru saja dimulai.
Di bawah temaram lampu halaman masjid, ES dengan cekatan merusak rumah kunci sepeda motor Honda Supra X 125 bernomor polisi BE 5250 UI.
Motor tersebut merupakan milik Sukirno yang malam itu sedang dipinjam oleh kerabatnya, Ulum Arsyaban, untuk pergi ke masjid.
"Motor milik jemaah masjid menjadi sasaran pencurian saat ditinggal beribadah," kata Sugiyanto mewakili Kapolres Pringsewu, AKBP M Yunnus Saputra, Sabtu (6/6/2026).
Kejar-kejaran Berujung Amuk Massa
Aksi ES mulai goyah saat Sukirno secara kebetulan melihat motor kesayangannya tiba-tiba dikendarai oleh orang tak dikenal keluar dari gerbang masjid.
Tersadar bahwa kendaraannya sedang digondol maling, Sukirno tanpa pikir panjang langsung melakukan pengejaran seorang diri sembari menahan amarah.
Aksi kejar-kejaran yang menegangkan itu akhirnya menemui titik buntu di kawasan Pasar Yogyakarta. Merasa terdesak dan panik karena terus dibayangi korban, ES mencoba melompat dari motor dan lari tunggang langgang.
Melihat pelaku mencoba kabur, Sukirno spontan berteriak "maling!" dengan sekuat tenaga.
Teriakan itu bagai menyengat kesadaran warga pasar dan pengendara yang melintas. Dalam sekejap, puluhan orang langsung mengepung dan mengunci ruang gerak pelaku.
Warga yang tersulut emosi karena aksi pencurian dilakukan di lingkungan masjid langsung menghujani ES dengan bogem mentah hingga wajah dan tubuhnya bersimbah darah.
"Tidak butuh waktu lama, pelaku berhasil ditangkap warga dan kemudian menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami sejumlah luka," urai Sugiyanto.
Beruntung bagi ES, nyawanya masih bisa terselamatkan setelah barisan polisi yang sedang menggelar patroli rutin melintas di lokasi kejadian.
| Nasib Nur Wahid Usai PTPN Berikan RJ ke Kakek Mujiran atas Kasus Getah Karet |
|
|---|
| Kasus Getah Karet, PTPN I Regional 7 Maafkan Kakek Mujiran Lewat Restorative Justice |
|
|---|
| Gala Premiere 'Jangan Buang Ibu' Diserbu Penggemar, Nirina Zubir dan Refal Hady Hadir Langsung |
|
|---|
| Tepergok Maling Motor Jemaah Masjid, Residivis Babak Belur Dihajar Massa |
|
|---|
| IIB Darmajaya Genap 29 Tahun, Mahasiswa dari Afrika hingga Palestina Kuliah di Lampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pelaku-Curanmor-di-Candipuro-Ditangkap.jpg)