Berita Lampung

Pencarian Bocah Terseret Arus Sungai Way Pisang di Lampung Selatan Masuki Hari Ketiga

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara mengatakan, pihaknya kembali melakukan operasi pencarian terhadap bocah tenggelam di Way Pisang.

Tayang:
Tribunlampung.co.id/SAR Bakauheni
PENCARIAN - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap K (6), bocah yang dilaporkan tenggelam dan terseret arus di Sungai Way Pisang Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/6/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Pencarian diperluas 2 kilometer. 
Ringkasan Berita:
  • Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian bocah berinisial K yang tenggelam di Sungai Way Pisang.
  • Area pencarian diperluas hingga radius 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.
  • Korban dilaporkan terseret arus deras saat sedang mandi bersama lima temannya.

Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian terhadap K (6), bocah yang dilaporkan tenggelam dan terseret arus di Sungai Way Pisang Desa Palas Aji, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, Senin (8/6/2026).

Baca juga: Kronologi Bocah 6 Tahun Terseret Arus Sungai Way Pisang di Lampung Selatan

Kepala Pos SAR Bakauheni, Rezie Kuswara mengatakan, pihaknya kembali melakukan operasi pencarian terhadap bocah tenggelam di Way Pisang.

"Operasi pencarian hari ini dimulai pukul 07.00 WIB," ujarnya, Senin (8/6/2026).

Ia menyebut lokasi operasi pencarian bocah tenggelam tersebut diperluas sekitar 2 kilometer.

"Area pencarian juga kami perluas menjadi sekitar 2 kilometer dari lokasi kejadian. Tapi tetap di sekitar lokasi korban dikabarkan tenggelam," kata Rezie.

Sebelumnya, pada hari kedua pencarian, Minggu (7/6/2026), tim SAR memperluas area penyisiran hingga mencapai 1 kilometer dari titik lokasi korban dilaporkan hilang. Namun belum membuahkan hasil (nihil).

Menurutnya, perluasan area pencarian dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus lebih jauh mengingat kondisi Sungai Way Pisang yang sempit dengan arus cukup deras saat kejadian.

Diketahui, korban dilaporkan terseret arus Sungai Way Pisang pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB saat bermain dan mandi bersama lima orang temannya.

Berdasarkan keterangan saksi, debit air sungai tiba-tiba meningkat akibat hujan deras yang mengguyur wilayah hulu. Arus yang mendadak deras menyeret tubuh korban ke tengah sungai.

Salah seorang teman korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus membuat korban tidak dapat diselamatkan.

Setelah kejadian, teman-teman korban berlari meminta bantuan kepada warga. Informasi tersebut kemudian diteruskan kepada aparat desa dan instansi terkait yang langsung melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.

Tim Rescue Pos SAR Bakauheni yang menerima laporan pada pukul 15.45 WIB langsung diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa sejumlah peralatan pencarian dan penyelamatan, seperti perahu karet, Aqua Eye, Underwater Search Device (UWSD), peralatan selam, alat komunikasi, dan perlengkapan pendukung lainnya.

Operasi pencarian melibatkan Basarnas, Damkar Lampung Selatan, Polsek Palas, Koramil Palas, Satpol PP, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Sementara itu, pakaian yang diduga milik korban ditemukan di atas tanggul penangkis Sungai Way Pisang, tidak jauh dari lokasi korban dilaporkan tenggelam.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus ) 

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved