Berita Lampung

Nelayan Pesawaran Keluhkan Kerusakan Terumbu Karang dan Rumpon yang Kian Parah

Terumbu karang di sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Pesawaran banyak yang rusak

Tayang:
Penulis: Oky Indra Jaya | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/Dokumentasi
RUSAK - Terumbu karang. Nelayan Pesawaran Keluhkan Kerusakan Terumbu Karang dan Rumpon yang Kian Parah. 
Ringkasan Berita:
  • Terumbu karang di pesisir Pesawaran banyak rusak, rumpon nelayan sering hancur.
  • Aktivitas penangkapan ikan dengan alat besar merusak ekosistem laut.
  • Potensi perikanan Pesawaran besar, tapi hasil tangkapan menurun akibat kerusakan habitat.

Tribunlampung.co.id, Pesawaran – Terumbu karang di sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Pesawaran banyak yang rusak, sementara rumpon tradisional milik nelayan kecil sering hancur akibat terseret alat tangkap yang tidak ramah lingkungan.

Baca juga: Modus Tikus Tangki, 26 Karyawan PT GGP Lampung Tengah Curi Solar Perusahaan

 Kondisi ini mengancam ekosistem laut sekaligus keberlangsungan mata pencaharian nelayan.

Mawardi, nelayan asal Kecamatan Teluk Pandan, mengatakan bahwa kerusakan terumbu karang mengurangi tempat ikan berkembang biak, sehingga hasil tangkapan nelayan menjadi tidak konsisten. 

“Terumbu karang yang rusak membuat ikan sulit berkembang, dan rumpon kami jadi cepat rusak. Ini berdampak langsung ke penghidupan nelayan kecil,” ujarnya, Kamis (11/6/2026).

Ia menambahkan, wilayah perairan Pesawaran sebenarnya memiliki potensi perikanan yang besar karena lautnya relatif tenang dan kerap menjadi lokasi berkumpulnya berbagai jenis ikan, terutama saat musim angin barat. 

Namun, aktivitas penangkapan dengan alat berukuran besar justru menimbulkan tekanan tambahan pada ekosistem.

Mawardi menekankan pentingnya pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas penangkapan ikan agar kerusakan tidak semakin meluas. 

Ia menilai aturan zonasi dan penggunaan alat tangkap sebenarnya sudah jelas, tetapi implementasinya di lapangan masih lemah.

“Kalau tidak ada pengawasan serius, kerusakan terumbu karang dan hilangnya rumpon tradisional akan terus berlanjut. Dampaknya bukan hanya dirasakan sekarang, tapi juga oleh generasi berikut,” jelasnya.

Nelayan ini berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat meningkatkan perlindungan ekosistem pesisir serta memberikan edukasi tentang praktik penangkapan yang ramah lingkungan.

Menurutnya, menjaga kelestarian laut adalah kunci agar perikanan di Pesawaran tetap produktif dan berkelanjutan.

(Tribunlampung.co.id / Oky Indrajaya)

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved