Berita Terkini Nasional

Imbas Keracunan, Dapur MBG Bermasalah Ditutup

Arahan ini disampaikan Prabowo usai ramai kasus keracunan MBG. Sejak Januari sampai September 2025, terjadi lebih dari 5.000 kasus keracunan.

Tayang:
Tangkapan Layar YouTube
PRESIDEN PRABOWO BEREAKSI - Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2025). Prabowo memerintahkan semua SPPG untuk menjamin kebersihan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Tribunlampung.co.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memerintahkan semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjamin kebersihan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Hal itu sebagai imbas atas maraknya kasus keracunan MBG di sejumlah wilayah belakangan ini.

"Kita risau masih ada, makanya kita tertibkan semua SPPG, semua dapur. Kita sudah bikin SOP, semua alat harus dicuci pakai alat modern, tidak terlalu mahal, untuk membersihkan, membunuh semua bakteri," ujar Prabowo dalam Munas PKS di Hotel Sultan, Jakarta, Senin (29/9/2025). 

Dia meminta agar semua alat di dapur MBG dicuci dengan peralatan modern supaya tidak ada bakteri. 

Arahan ini disampaikan Prabowo usai ramai kasus keracunan MBG. Sejak Januari sampai September 2025, terjadi lebih dari 5.000 kasus keracunan

Selain itu, Prabowo juga memerintahkan seluruh dapur MBG untuk memiliki alat uji.

Dengan begitu, kata dia, sebelum MBG didistribusikan, sudah harus diuji terlebih dahulu. 

"Kita juga perintahkan semua dapur harus punya test kit, alat uji, sebelum distribusi harus diuji semuanya. Dan langkah-langkah preventif lainnya," jelasnya. 

Prabowo menyampaikan, penerima manfaat MBG sampai saat ini sudah mencapai 30 juta orang. Hanya saja, dia mengingatkan bahwa angka itu sebenarnya masih jauh dari target 82 juta penerima manfaat. 

"Kita mengerti 30 juta suatu prestasi. Tapi ingat sasaran kita masih jauh, sasaran kita adalah 82 juta penerima manfaat. 30 juta kita boleh bangga. Tapi saya sebagai Presiden masih sangat sedih karena masih 50 juta anak-anak dan ibu hamil yang menunggu," kata Prabowo. 

"Tapi kita tidak bisa paksakan untuk lebih cepat. Sekarang saja bisa terjadi penyimpangan. Bayangkan kalau kita paksakan dengan secepat-cepatnya. Mungkin penyimpangan dan kekurangan bisa lebih dari itu," imbuhnya.

Ciptakan Lapangan Kerja

Prabowo menyebut, program MBG akan menciptakan 1,6 juta lapangan kerja baru pada Januari 2026. Menurut dia, MBG menjadi program strategis dengan dampak di luar ekspektasi pemerintah. 

“Ternyata dengan MBG ini kita bisa menciptakan lapangan kerja di awal tahun depan, Januari-Februari 1,5 juta lapangan kerja baru,” kata Prabowo

Menurut Prabowo, melalui program MBG, pemerintah berhasil menghidupkan ekonomi masyarakat.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved