Berita Terkini Nasional

Sopir Angkot Terkapar Ditembak Pengendara Innova, Imbas Cekcok Antrean SPBU

Seorang sopir angkot ditembak pengemudi Innova pelat BG 1719 secara membabi buta. Hal ini bermula karena masalah antrean di SPBU.

Editor: Kiki Novilia
Facebook Hadi Swarman
PENEMBAKAN DI BANYUASIN - Tangkap layar video di akun Facebook Hadi Swarman yang diunggah, Selasa (21/10/2025). Keributan di pinggir Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung, yang berujung pengendara mobil Toyota Innova Reborn menembak sopir angkot. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Sumsel - Seorang sopir angkot ditembak pengemudi Innova pelat BG 1719 secara membabi buta. Hal ini bermula karena masalah antrean di SPBU.

Mengutip dari Tribunsumsel, peristiwa ini bermula saat sopir angkot bernama Dwi sedang antre solar di SPBU. Namun, tiba-tiba antreannya diserobot oleh pengendara Innova. 

Dwi lantas menegur pelaku, namun justru pelaku merasa tidak senang hingga akhirnya marah balik kepada Dwi. Sempat terjadi keributan antara Dwi dan pengemudi mobil Innova BG 1719, kemudian dipisah pengemudi lain yang juga sedang mengantre solar.

Akan tetapi, keributan tidak selesai sampai di situ. Pengemudi mobil Innova kemudian mengejar sopir angkot. Ketika itu, pengemudi mobil Innova bertemu korban di Desa Tanjung Agung.

Sopir mobil Innova bersama dua penumpang lainnya, langsung melakukan penganiayaan terhadap Dwi. Merasa kalah jumlah, Dwi menghubungi temannya Obirta dan Beta.

Obirta yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian, datang bersama adiknya Beta, dengan mengendarai motor Honda Bleet BG 4790 JO. Saat Obirta dan Beta sudah terjadi perkelahian.

Melihat Dwi dikeroyok, Obirta dan Beta berupaya membantu Dwi. Tanpa diduga, pengemudi mobil Innova, menuju mobilnya dan ternyata mengambil senpi.

Pengemudi mobil Innova, langsung menembakkan senpinya ke arah Obirta, Dwi dan Beta beberapa kali. Tembakan pengemudi mobil Innova, ternyata mengenai Obirta sebanyak tiga kali di bagian perut, paha dan dengkul. Sedangkan sopir angkot Dwi terkena tembakan bagian samping di perut.

Usai menembak, pengendara mobil Innova BG 1719, langsung melarikan diri bersama dua penumoang lainnya. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut, berupaya menyelamatkan nyawa kedua korban dengan membawa ke RSUD Banyuasin untuk mendapatkan pertolongan. 

Namun sayangnya, Obirta yang mengalami luka tembak di bagian perut, paha dan dengkul, tewas dalam perjalanan di rumah sakit. Sementara sopir angkot bernama Dwi, saat ini masih menjalani perawatan di RSUD Banyuasin. Kejadian ini, membuat Beta yang merupakan adik dari Obirta, melaporkan kejadian ini ke Polres Banyuasin. 

Pelaku Diringkus Polisi

Polisi berhasil menangkap pengendara mobil yang viral menembak mati warga di pinggir Jalan Lintas Timur (Jalintim) Palembang-Betung, tepatnya di Desa Tanjung Agung, Kecamatan Banyuasin III, Sumsel. 

Penangkapan terhadap pelaku diketahui dari postingan akun instagram @polisi_banyuasin yang dilihat, Rabu (22/10/2025). Terlihat, ada tiga orang dengan posisi duduk di antara belasan anggota polisi di belakangnya. 

"Polres Banyuasin amankan Pelaku penembakan di Tanjung Agung dalam waktu kurang dari 1x24 jam," bunyi keterangan di postingan tersebut.

Hingga kini belum diketahui identitas dari orang yang diamankan termasuk motif dan siapa pelaku penembakan yang menewaskan sopir angkutan desa tersebut. Polres Banyuasin akan segera menggelar rilis tersangka pelaku penembakan ini. 

Berita selanjutnya Rampok Pegawai SPBU, Tersangka Polisi Gadungan di Lampung Pernah Jadi Sekuriti

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved