Berita Terkini Nasional
Tak Terima Motor Orangtuanya Digadai Diam-diam, Pria Bunuh Teman Masa Kecil
Pria berinisial R (33) nekat membunuh teman kecilnya, Dani Ramdiansyah (33). Ia tidak terima motor orangtuanya digadai korban.
Ringkasan Berita:
- R (33) nekat membunuh teman masa kecilnya sendiri, Dani Ramdiansyah (33).
- Ia tidak terima motor orangtuanya digadai korban.
- Pemakaman korban diiringi isak tangis di Pasar Ikan, Cieunteung, Argasari, Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (30/10/2025).
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Tasikmalaya - Seorang pria berinisial R (33) nekat membunuh teman kecilnya sendiri, Dani Ramdiansyah (33). Ia tidak terima motor orangtuanya digadai korban.
Gadai adalah penyerahan barang sebagai jaminan utang. Ada banyak barang yang bisa digadaikan, contohnya seperti kendaraan, surat berharga dan lainnya.
Peristiwa ini terjadi di Pasar Ikan, Cieunteung, Argasari, Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Kamis (30/10/2025). Pelaku menusuk korban yang merupakan teman kecilnya.
Hal ini diungkap Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Herman Saputra. Ia membeberkan motif pelaku menghabisi nyawa korban.
"Motifnya itu korban ini gadaikan motor orang tua pelaku, mungkin karena sakit hati dan korban diajak minum. Pada saat sedang minum, ditanya sama pelaku, mungkin berbelit, sehingga pelaku langsung mencekik korban hingga dipiting dan ditusuk," katanya dikutip dari TribunJabar, Kamis (30/10/2025).
Namun, ia mengatakan pihaknya belum mengarah ke kasus pembunuhan berencana yang dilakukan pelaku terhadap temannya sendiri. Karena itu, masih dilakukan penyelidikan mendalam.
"Untuk pembunuhan berencana atau bukan masih penggalian, apakah pisau dibawa dari rumah atau dari tempat, atau pisau ini sudah ada dilokasi. Ini belum kita pastikan," tegas AKP Herman.
Pantauan wartawan TribunPriangan.com, jenazah tiba sekira pukul 15.40 WIB di Masjid Jami Al-Fatonah, Kampung Cieunteung, Kelurahan Argasari, Kotqa Tasikmalaya. Jasad korban dibawa menggunakan ambulans milik Dokes Polres Tasikmalaya Kota dengan diiringi isak tangis keluarga dan warga sekitar.
Sejumlah anggota keluarga tak mampu menahan emosi dan kesedihannya. Mereka terlihat memeluk satu sama lain sambil menyebut nama pelaku yang telah menghabisi nyawa saudaranya.
Jenazah terlebih dahulu disalatkan bersama masyarakat Cieunteung dan keluarga korban, sebelum dimakamkan di TPU Cieunteung.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, sementara terduga pelaku telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Berita selanjutnya Takut Kena Omel Istri Seusai Gadai Motor Pria Bersandiwara Jadi Korban Begal
| Pelajar Tewas Terlindas Truk Gandeng, Kecelakaan Libatkan 3 Kendaraan |
|
|---|
| Guru Ponpes Tewas Tak Wajar di Lahan Kosong Diduga Dibunuh, Barang Berharga Raib |
|
|---|
| Guru Ponpes Tewas Mengenaskan di Lahan Kosong, Penuh Luka dan Pendarahan Hebat |
|
|---|
| Polisi Buru Empat Perampok yang Tewaskan Nenek di Rumbai, CCTV Ungkap Identitas |
|
|---|
| Terdakwa Pembunuh Haji Sahroni Sekeluarga Teriak Usai Sidang, “Saya Bukan Pelaku!" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Pria-Bunuh-Teman-Masa-Kecil.jpg)