Berita Terkini Nasional
Eggi Sudjana Merasa Harga Dirinya Diinjak-injak oleh Roy Suryo
rekan seperjuangan itu telah menuding dirinya “dibeli untuk jadi pengkhianat” dan melecehkannya dengan sebutan “tuyul”.
Ringkasan Berita:
- Advokat senior Eggi Sudjana melaporkan Ahmad Khozinudin dan Roy Suryo ke polisi atas dugaan fitnah dan penghinaan.
- Ia dituding “dibeli untuk jadi pengkhianat” serta disebut “tuyul”.
- Eggi menilai tudingan tersebut serius dan tidak berdasar.
Tribunlampung.co.id, Jakarta - Advokat senior sekaligus aktivis Eggi Sudjana laporkan Ahmad Khozinudin dan Roy Suryo ke polisi atas tuduhan fitnah dan penghinaan.
Pasalnya, rekan seperjuangan itu telah menuding dirinya “dibeli untuk jadi pengkhianat” dan melecehkannya dengan sebutan “tuyul”.
Melansir Warta Kota, Eggi menegaskan bahwa istilah “dibeli Jokowi” adalah tuduhan serius tanpa bukti.
“Dia pakai istilah membeli. Saya boleh dong tanya, dibeli berapa? Mana transaksinya? Kalau tidak sesuai fakta, itu namanya fitnah. Sakit hati saya,” ujarnya dalam podcast YouTube Forum Keadilan TV bersama host Margi Syarif.
Kekesalan Eggi semakin memuncak ketika Roy Suryo menyebut dirinya “tuyul”. Menurutnya, istilah itu bukan satire, melainkan penghinaan langsung di tengah kasus hukum yang sedang ia hadapi.
Baca juga: Ibu Tega Bunuh Anak Kandungnya Sendiri karena Kesal dengan Suami
“Satire itu seperti puisi Butet, enggak ada kasus. Ini saya lagi ada kasus sama dia. Kenapa saya dibilang tuyul?” ucapnya geram.
Karena itulah Eggi memilih melaporkan keduanya ke polisi atas tuduhan fitnah dan penghinaan, meski sebelumnya mereka adalah rekan seperjuangan Eggi.
"Tapi ketika dia menghina seperti ini, harga diri saya terinjak-injak enggak bisa dong. Batasnya di situ," ujarnya.
Soal Tuyul
Saat berbicara dalam sebuah podcast, awal Februari lalu, Roy Suryo sempat menyinggung tentang restorative justice yang diterima Eggi dan Damai Lubis.
Roy kala itu menunjukkan gambar karikatur buatan Lukas Luwarso. Gambar itu menunjukkan dua tuyul menghadap jin ifrit.
Bukan cuma itu. Roy mendadak mengeluarkan wayang dari balik bajunya.
“Ohhh, bumi gonjang-ganjing, langit kelap-kelip. Ini sekarang ceritanya apakah benar tuyul tuyul lagi menghadap jin ifrit?,” kata dia.
“Nah, ya. Siapa itu tuyulnya? Dan kemudian, siapa yang sebenarnya, eh apa, yang dituduh menjadi tuyul-tuyul ini,” ucapnya.
Eggi: Bisa Saja Saya Kerahkan Pasukan
Eggi menilai semua tuduhan tersebut sudah keterlaluan. Ia menegaskan bisa saja membalas dengan cara kekerasan, namun memilih jalur hukum sebagai bentuk edukasi.
“Kalau saya pakai teori kerusuhan, ini kesempatan saya bikin rusuh. Saya bisa datangin, saya bisa gebukin. Saya punya banyak pasukan. Tapi itu enggak benar. Maka saya tempuh jalur hukum,” katanya.
Meski marah, Eggi tetap membuka pintu maaf jika pihak yang menuduh bersedia meminta maaf.
Namun ia menekankan bahwa penghinaan terhadap dirinya tidak boleh berulang. Ia juga menolak anggapan bahwa status bebasnya hasil lobi, melainkan murni perjuangan hukum.
Kasus ini menandai retaknya hubungan Eggi dengan sejumlah tokoh yang dulu berada dalam barisan perjuangan yang sama.
| Identitas Korban Kecelakaan Maut Tol Solo-Ngawi, Bocah 10 Tahun Tewas |
|
|---|
| Ayah Syok Menemukan Balitanya sudah Mengapung di Empang Belakang Rumah |
|
|---|
| 2 Remaja Perempuan Meninggal Kecelakaan saat Berboncengan Naik Motor Tabrak Trotoar |
|
|---|
| Lansia Tewas Terbakar di Gudang Saat Suami dan Anak sedang Salat Id |
|
|---|
| Hendak Silaturahmi, 2 Pengendara Motor Tewas Adu Banteng di Kendal |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Resmi-Jadi-Tersangka-Roy-Suryo-Minta-Aparat-Adil-Bersyukur-Tak-Ditahan.jpg)