Berita Terkini Nasional
Eggi Sudjana Merasa Harga Dirinya Diinjak-injak oleh Roy Suryo
rekan seperjuangan itu telah menuding dirinya “dibeli untuk jadi pengkhianat” dan melecehkannya dengan sebutan “tuyul”.
Ia menduga ada ambisi pribadi di balik serangan tersebut, termasuk keinginan merebut posisi kepemimpinan di Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).
"Saya pernah dengar dari orang, dia (Khoizinudin) pernah mengatakan, 'Ya Bang Eggi jangan jadi pemimpin terus dong. Sekali-sekali harus gue jadi imam, dia jadi makmum.' Berarti dia ingin tampil," beber Eggi.
Ungkap Pertemuan dengan Jokowi
Eggi Sudjana juga mengungkap detail pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo di kediaman pribadi Jokowi di Solo pada 8 Januari lalu. P
ertemuan tersebut berujung pada terbitnya SP3 bagi dirinya dan Damai Hari Lubis, yang sebelumnya menjadi tersangka kasus dugaan ijazah palsu Jokowi.
Eggi menegaskan pertemuan itu dilakukan dengan syarat ia tidak meminta maaf dan tidak boleh dipublikasikan, namun merasa kecewa karena berita pertemuan tetap bocor ke publik.
Dalam diskusi yang berlangsung dua jam, Eggi menyinggung kondisi kesehatan mereka berdua.
Ia menyampaikan kepada Jokowi bahwa keduanya sama-sama sakit dan harus tahu batas. Menurut Eggi, Jokowi merespons dengan santun, bertanya apa yang seharusnya dilakukan. Momen itu disebut Eggi membuatnya terharu.
"Di situlah saya lebih terharu lagi. Pernyataan Jokowi, terus saya harus bagaimana? Itu kan kesantunan yang dahsyat menurut saya,": kata Eggi.
Eggi kemudian meminta agar Jokowi menyampaikan kepada Kapolri untuk membatalkan status tersangkanya.
Ia menegaskan bahwa sebagai advokat, dirinya memiliki imunitas hukum sesuai UU No. 18 Tahun 2003 Pasal 16, sehingga tidak bisa dipidana atau digugat perdata. Eggi juga memprotes penetapan tersangka yang menurutnya tidak sesuai prosedur hukum.
Menanggapi keluhan tersebut, Jokowi disebut langsung memerintahkan ajudan untuk berkoordinasi dengan kepolisian.
Hasilnya, SP3 bagi Eggi dan Damai Hari Lubis diterbitkan lebih cepat dari perkiraan. Eggi menegaskan bahwa kepulangannya dari Solo dengan status bebas adalah murni perjuangan hukum, bukan hasil lobi politik.
Laporkan Khozinuddin
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sendiri telah melaporkan Khozinudin ke Polda Metro Jaya atas dugaan pencemaran nama baik pada Minggu (25/1/2026).
Ahmad Khozinudin melontarkan kritik tajam terhadap Eggi Sudjana (ES) dan Damai Hari Lubis (DHL) karena telah melakukan pengkhianatan dalam gerakan membongkar dugaan ijazah palsu Jokowi.
Khozinudin menilai, manuver politik yang dilakukan ES dan DHL belakangan ini justru menguntungkan pihak lawan dan memecah soliditas kawan seperjuangan.
| Tak Hanya Mahasiswi, 16 Mahasiswa UI Juga Targetkan Dosen Jadi Bahan Pelecehan |
|
|---|
| Hotman Paris Turun Tangan atas Sanksi Ringan 3 Polisi di Kasus Rudapaksa Gadis Jambi |
|
|---|
| Ibunda Bripda Natanael Histeris Saat Ambulans Tiba, "Nael, Kenapa Bisa Gini" |
|
|---|
| Ternyata Yai Mim Tewas Karena Satu Hal Ini, Hasil Visum Resmi Dirilis Polisi |
|
|---|
| Buruh Harian Digerebek Warga Gara-gara Sering Menginap di Rumah Mahasiswi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Resmi-Jadi-Tersangka-Roy-Suryo-Minta-Aparat-Adil-Bersyukur-Tak-Ditahan.jpg)