Berita Terkini Nasional
Nindia Ternyata Sudah Jadi Target, Bos Jual Beli Mobil Tewas Saat Transaksi COD
Masih ingat dengan Nindia Novrin (38), bos jual beli mobil yang ditemukan tewas, seusai melakukan transaksi mobil secara Cash on Delivery alias COD.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Satu unit mobil Mitsubishi Pajero Dakar warna putih (No. Pol. AD 77 RA);
Satu buah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) mobil tersebut;
Satu unit ponsel merek iPhone milik korban.
Terdakwa mendatangi rumah korban dengan berpura-pura menjadi pembeli.
Setelah sampai di rumah tersebut, Terdakwa mengambil mobil secara paksa dan membunuh korban.
Setelah melakukan perbuatannya, Terdakwa melilitkan kain gorden ke gagang pintu kamar agar korban tidak bisa membuka pintu dari dalam (jika masih hidup), lalu membawa kabur mobil tersebut.
Rangkaian Kejadian Sebelumnya
Selasa, 30 September 2025: Terdakwa mulai memantau iklan mobil di Marketplace Facebook.
Rabu, 1 Oktober 2025: Terdakwa berkomunikasi dengan tiga calon penjual. Terdakwa berpakaian rapi (jaket hitam, celana panjang abu-abu, dan sepatu pantofel) untuk meyakinkan target.
Target Pertama: Di Perumahan Lazio, namun Terdakwa gagal bertemu pemilik kendaraan.
Target Kedua (Saksi BIMO PASMULLIA ANANTA): Terdakwa mendatangi rumah saksi Bimo di Perumahan Benfica sekira pukul 18.10 WIB. Terdakwa mengecek mobil Pajero Dakar hitam milik saksi.
Namun, Terdakwa mengurungkan niatnya karena saksi Bimo menjelaskan bahwa BPKB dibawa ayahnya ke Sarolangun dan mobil tersebut dilengkapi GPS. Saksi Bimo juga menolak permintaan test drive karena hari sudah malam.
Kecurigaan Saksi Bimo: Terdakwa berpura-pura ponselnya mati (lowbat) dan meminta saksi Bimo memesankan ojek daring. Namun, saksi Bimo curiga karena sempat melihat Terdakwa membuka ponselnya sendiri. Saksi Bimo akhirnya memesankan ojek daring menuju Kafe Delisna, yang berdekatan dengan rumah korban ketiga (Nidya Nofrin).
Aksi Terhadap Korban
Pertemuan Pertama: Sekira pukul 20.00 WIB, Terdakwa tiba di rumah korban Nidya Nofrin menggunakan ojek daring yang dikendarai saksi M. ALMAN SAURA.
Terdakwa memastikan korban berada di rumah sendirian dan mobil tidak memiliki GPS.
Terdakwa sepakat membeli mobil seharga Rp550.000.000 dan berjanji akan kembali esok pagi pukul 05.00 WIB untuk pembayaran.
| Pilunya Siswi SMK di Nganjuk Dihamili Pacar, Dipaksa Minum Obat, Video Vulgar Disebar |
|
|---|
| Polisi Nyanyikan Selamat Ulang Tahun saat Tangkap Pelaku Penusukan di Palembang |
|
|---|
| Sindikat Penjualan Bayi Diduga Bawa Bayi Saat Orangtua Lengah di Dalam Rumah |
|
|---|
| Egi Ramadan, Korban Pembunuhan di Bali Akan Dimakamkan di Cirebon |
|
|---|
| Ibu Terjun ke Sungai Demi Selamatkan Anaknya yang Terseret Arus tapi Tidak Tertolong |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Rampok-yang-Tewaskan-Bos-Jual-Beli-Mobil-di-Jambi-Nyaris-Tabrak-Emak-emak.jpg)