Berita Terkini Nasional

2 Hari Tak Masuk Kerja, Rahmadani Ditemukan Tewas di Dalam Boks Kontainer

Dua hari tak masuk kerja, wanita muda bernama Rahmadani Siagian justru ditemukan dalam kondisi tewas dalam boks kontainer plastik.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: taryono | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id/TRIBUN MEDAN/ISTIMEWA
WANITA DIBUNUH - Rahmadani Siagian, korban pembunuhan yang ditemukan di dalam boks kontainer plastik, di Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Selasa (10/3/2026). Korban dikabarkan sudah 2 hari tak pulang, sampai akhirnya ditemukan tewas. 

Ringkasan Berita:
  • Wanita muda Rahmadani Siagian ditemukan tewas dalam boks kontainer plastik setelah dua hari tidak masuk kerja.
  • Peristiwa terjadi di ladang pisang, Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (10/3/2026).

Tribunlampung.co.id, Medan - Dua hari tak masuk kerja, wanita muda Rahmadani Siagian ditemukan tewas di dalam boks kontainer plastik.

Peristiwa tragis ini terjadi di ladang pisang kawasan Jalan Menteng 7, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Selasa (10/3/2026).

Keluarga, melalui Nurma Siagian, mengungkap bahwa Rahmadani memang tidak masuk kerja selama dua hari. 

Ketidakhadirannya membuat atasan khawatir dan mencoba menghubungi keluarga di kampung halaman, karena nomor telepon Rahmadani tidak aktif.

Kabar duka baru diterima keluarga pada Selasa sore, setelah polisi memastikan identitas jenazah.

Nurma Siagian mengaku sangat terkejut mendengar Rahma ditemukan dalam kondisi mengenaskan.

“Selama di Medan dia kerja di toko ponsel. Kami baru dapat kabar sore ini, dan sangat syok,” ujarnya pada Rabu (11/3/2026). 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Bayu Putri Wijayanto mengatakan polisi telah berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat kematian Rahmadani.

"Iya benar (ada yang diamankan)," ujar Bayu saat dikonfirmasi Rabu (11/3/2026). 

Kedua orang tersebut kini telah diamankan di Polrestabes Medan.

Disampaikan Bayu, kedua terduga pelaku itu masih tergolong muda. "Ada dua, iya masih remaja," katanya. 

Meski begitu, Bayu mengatakan belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut tentang identitas dan peranan kedua remaja tersebut.

"Nanti ya, masih kita dalami dulu," ungkapnya. 

Penemuan jasad bermula dari kecurigaan warga terhadap sebuah boks kontainer plastik berwarna putih dengan tutup biru yang diletakkan di bawah pohon pisang di ujung pemukiman.

Awalnya, warga menduga isi boks tersebut adalah bangkai babi. Namun, setelah dibuka, mereka menemukan tubuh manusia yang terbungkus karung dan kain.

Sumber: Tribun Medan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved