Berita Terkini Nasional
Kronologis Kader PDIP Diteror 2 Paket COD, Rumah Dilempar Bangkai Kepala Anjing
Kronologis kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Palti Hutabarat terima diduga terima teror 2 paket COD dan paket berupa bangkai kepala anjing.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
Ringkasan Berita:
- Palti Hutabarat, kader PDI Perjuangan, diduga terima teror beruntun di Deli Serdang.
- Teror diawali 2 paket COD misterius (13–14 Maret), ditolak keluarga.
- Paket kedua mencurigakan karena dikirim atas nama ayah yang telah meninggal.
- Puncaknya, rumah dilempar bangkai kepala anjing (18 Maret) + kiriman intimidasi WA.
- Kuasa hukum desak aparat segera usut & tangkap pelaku teror.
Tribunlampung.co.id, Deli Serdang - Kronologis kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Palti Hutabarat menerima diduga terima teror 2 paket cash on delivery (COD) hingga paket berupa bangkai kepala anjing.
Insiden teror tersebut terjadi tepatnya di Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (18/3/2026).
Wiradarma Harefa dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDIP membenarkan kejadian tak wajar tersebut.
"Menurut kesaksian Saudara Palti, sekitar pukul 10-12 malam lebih, ada benda yang dilemparkan ke depan rumahnya. Pada pagi harinya jam 7 dicek ternyata bangkai kepala anjing," ujar Wiradarma, Kamis (19/3/2026) malam, sebagaimana dilansir Tribunnews.com.
Wiradarma menyampaikan kronologis yang dialami Palti tersebut. Bermula dari teror pengiriman dua paket COD sebelumnya, hingga kemudian ada pelemparan bangkai kepala anjing di kediaman korban.
Baca juga: Aktivis KontaS Disiram Air Keras, Tommy Gunawan: Bentuk Teror Bagi Pembela HAM
Pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB, satpam kompleks perumahan mengabarkan kepada keluarga Palti bahwa ada dua orang laki-laki bersepeda motor yang bertanya mengenai penghuni rumahnya.
"Apa rumah nomor xx tidak ada penghuninya? Saya telepon dan panggil-panggil, orangnya tidak keluar," kata Wiradarma menirukan orang tak dikenal (OTK) itu.
"Ada, tapi orangnya sering keluar," jawab satpam kepada OTK disampaikan Wiradarma.
1. Paket COD Pertama
Selanjutnya pada Jumat (13/3/2026) sore, paket COD pertama datang.
Berhubung keluarga Palti tidak pernah memesan, mereka menolak paket tersebut.
Terlebih, setelah mengonfirmasi ke Palti langsung, kader PDIP itu juga tidak pernah mengirim paket ke rumah orangtuanya.
2. Paket COD Kedua
Keesokan harinya, Sabtu (14/3/2026), datang paket COD kedua.
Hanya saja, yang menimbulkan kecurigaan adalah paket tersebut dikirim dengan nama almarhum ayah Palti dari alamat lama di Jakarta.
"Bagaimana mungkin orang yang sudah meninggal bisa mengirimkan paket? Seperti paket sebelumnya, paket tidak dibuka dan langsung dikembalikan," jelas Wiradarma.
Pada hari-hari berikutnya, keluarga Palti tidak menerima paket misterius lagi.
| Kronologi Kematian Amira Azzahra, Korban Pengobatan Mistis di Pekanbaru |
|
|---|
| Jemput 2 Anak, Suami Kembali Lagi Lalu Bacok Istri hingga Meninggal Dunia |
|
|---|
| Sertu MRR dan Seorang Warga Sipil Resmi Jadi Tersangka Penembakan Pratu Fersichal |
|
|---|
| Ditembak Rekan Sendiri, Pratu Ferischal Meninggal di RS Palembang |
|
|---|
| Suara Tangisan Dini Hari Mengejutkan Kasdolah, Ternyata Ada Bayi di Halaman Rumah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Kronologis-Kader-PDIP-Diteror-2-Paket-COD-Rumah-Dilempar-Bangkai-Kepala-Anjing.jpg)