Berita Viral

Ayah Terkapar di Ranjang Rumah Sakit, Dianiaya Anak Kandung Pakai Parang

Muh Nculi (61) terkapar di ranjang rumah sakit setelah dianiaya anak kandungnya menggunakan parang. 

Tayang:
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
TribunPalu.com
PENGANIAYAAN - Insiden penganiayaan menimpa seorang ayah kandung di Kelurahan Bonerato, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Sabtu malam (28/3/2026). Korban terkapar di ranjang rumah sakit. 
Ringkasan Berita:
  • Muh Nculi (61) terkapar di ranjang rumah sakit setelah dianiaya anak kandungnya menggunakan parang. 
  • Peristiwa penganiayaan itu terjadi di rumah mereka di Kelurahan Bonerato, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026) malam.
  • Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius.

Tribunlampung.co.id, Sulawesi Tengah - Seorang ayah bernama Muh Nculi (61) terkapar di ranjang rumah sakit setelah dianiaya anak kandungnya menggunakan parang. 

Peristiwa penganiayaan itu terjadi di rumah mereka di Kelurahan Bonerato, Kecamatan Ampana Kota, Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, Sabtu (28/3/2026) malam.

Kapolsek Ampana Kota, AKP Maryanto, menjelaskan bahwa peristiwa tragis tersebut terjadi karena pelaku berinisial IN (32) terpengaruh minuman keras. 

Kejadian bermula sekitar pukul 20.30 Wita saat pelaku yang dalam keadaan mabuk berusaha membangunkan adiknya untuk diajak pergi ke kebun.

“Pelaku mencoba membangunkan adiknya dengan nada kasar, namun tidak dihiraukan karena sang adik sedang tidur. Ibu pelaku menegur agar anaknya tidak mengganggu, namun teguran itu justru memicu emosi pelaku,” terang AKP Maryanto, dikutip dari TribunPalu, Senin (30/3/2026). 

Baca juga: Driver Ojol di Palembang Aniaya Emak-emak Pengendara Motor Gegara Lampu Sein

Situasi kemudian memanas ketika pelaku mengambil parang dan berniat menyerang adiknya yang menolak ikut ke kebun.

Melihat hal itu, ayah pelaku mencoba melerai, namun naas, sabetan parang mengenai pelipis kanan korban sehingga menyebabkan pendarahan hebat. Setelah kejadian, pelaku sempat melarikan diri dari lokasi.

Personel Piket Polsek Ampana Kota segera menindaklanjuti laporan warga dengan bergerak ke tempat kejadian dan bersama Unit PSC Dinas Kesehatan mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis darurat.

Beruntung, nyawa korban berhasil diselamatkan meski mengalami luka serius.

Terkait pelaku, AKP Maryanto menjelaskan bahwa IN telah berhasil diamankan beserta barang bukti dan diserahkan ke Unit Resmob Polres Tojo Una-Una untuk proses hukum lebih lanjut.

Pelaku diketahui kerap terlibat cekcok dalam keluarga akibat kebiasaan mengonsumsi minuman keras.

“Saat ini pelaku sudah diamankan dan proses hukum sedang berjalan. Pihak keluarga juga menyatakan akan menuntut secara resmi atas kejadian ini,” pungkas Kapolsek.

Berita selanjutnya Pemuda Mabuk Tebas Ayah Kandung yang Lerai Keributan dengan Sang Adik

Sumber: Tribun Palu
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved