Berita Viral

Nekat Antar Jemput dari Rumah, Riko Paksa Gadis Muda Layani 8 Temannya

Seorang pria bernama Riko tega memperbudak gadis berinisial SK (18) untuk melayani teman-temannya. 

Tayang:
Penulis: Kiki Novilia | Editor: Kiki Novilia
Istimewa
RUDAPAKSA - Ilustrasi korban asusila. Seorang pria bernama Riko tega memperbudak gadis berinisial SK (18) untuk melayani teman-temannya.  

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria bernama Riko tega memperbudak gadis berinisial SK (18) untuk melayani teman-temannya. 
  • Riko yang notabene orang asing tiba-tiba menawarkan pekerjaan bersih-bersih rumah dengan gaji Rp50 ribu per hari pada akhir April 2026.
  • Namun, korban malah ditawarkan ke teman-teman pelaku sebanyak 8 orang. 

Tribunlampung.co.id, Jateng - Seorang pria bernama Riko tega memperbudak gadis berinisial SK (18) untuk melayani teman-temannya. 

Berdasarkan pengakuan korban, Riko yang notabene orang asing tiba-tiba menawarkan pekerjaan bersih-bersih rumah dengan gaji Rp50 ribu per hari pada akhir April 2026.

Riko disebutkan datang ke rumah SK dan berkenalan dengan ibunya SK dengan menawarkan pekerjaan.

Tawaran itu kemudian disampaikan kepada SK, dengan dijanjikan gaji dan antar jemput. SK yang saat itu menjadi tulang punggung keluarga akhirnya menerima pekerjaan itu.

"Saya enggak tahu siapa dia, katanya kenal dari tetangga saya. Waktu itu datang ke rumah dan ngobrol dengan ibu saya. Terus saya ditawari kerja," terang SK dikutip dari TribunJateng, Kamis (7/5/2026).

Baca juga: Siasat Licik Bos Konter HP Rudapaksa Anak di Bawah Umur, Korban Diimingi Pekerjaan

Setelah tawaran kerja itu diterima, SK mulai bekerja di rumah Riko sejak 29 April 2026. Saat itu dia dijemput di sebuah tempat tak jauh dari rumah SK selepas Maghrib.

SK pun menjalankan pekerjaan hari pertamanya sebagai pekerja bersih-bersih di rumah Riko. Lama bekerja berkisar tiga jam, mulai pukul 19.00 - 22.00 WIB dijanjikan gaji Rp 50.000 per hari.

SK pada awalnya tidak menaruh curiga apapun atas pekerjaan barunya. Malam itu, SK diantarkan pulang setelah semua pekerjaan selesai.

Di tengah perjalanan masih di kawasan Mayong, SK diajak untuk menemui teman-teman Riko di sebuah wisma. Dia bahkan diminta masuk ke sebuah kamar yang di dalamnya sudah ada empat pria tak dikenal.

Tidak hanya itu, SK juga bercerita bahwa dia dipaksa untuk melayani semua pria yang ada di dalam ruangan tersebut. Termasuk Riko yang menawarkan pekerjaan sebelumnya.

"Saya sudah menolak, mau ngelawan tiba-tiba tangan saya ditahan dua orang enggak saya kenal. Di situ saya dipaksa melayani mereka," ucapnya.

Setelah kejadian itu, SK diantarkan pulang oleh Riko ke rumahnya di Kalinyamatan. Disertai ancaman agar tidak menceritakan kejadian tersebut ke siapapun. Jika kejadian itu diketahui orang lain, keselamatan SK menjadi taruhannya.

Ancaman tersebut membuat SK takut dan khawatir. Keesokan harinya pada 30 April, dia kembali berangkat bekerja di hari keduanya.

Dengan maksud tetap bisa mendapatkan gaji yang sudah dijanjikan, tanpa harus ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan. Namun, kejadian serupa kembali terulang di hari kedua SK bekerja.

Hanya saja, dia diminta melayani tiga pria di sebuah gudang tak jauh dari rumah Riko. Di mana satu dari tiga pria tersebut merupakan Riko. Kejadian kembali terulang pada 1 Mei 2026.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved