Berita Terkini Nasional

Ketiduran Saat Masak Daging Kurban, Dapur Sukini Terbakar, Avanza Ikut Hangus

Ketiduran saat masak daging kurban, dapur rumah di Sragen, kebakaran, Jumat (29/5/2026) siang. Avanza ikut hangus.

Tayang:
Penulis: Reny Fitriani | Editor: Reny Fitriani
TribunSolo.com
OLAH TKP - Polisi melakukan olah TKP kebakaran di Dukuh Bulaksari, RT 01 RW 08, Desa Nglorog, Kecamatan Sragen, Jumat (29/5/2026) siang. Kebakaran akibat pemilik ketiduran saat masak daging kurban. 

Ringkasan Berita:
  • Dapur rumah warga di Sragen Jawa Tengah kebakaran pada Jumat (29/5/2026) siang.
  • Kebakaran akibat pemilik rumah ketiduran saat masak daging kurban.
  • Tak hanya dapur, dua kendaraan yakni mobil Avanza dan motor Suzuki Shogun ikut hangus.

Tribunlampung.co.id, Sragen Ketiduran saat masak daging kurban, dapur rumah di Sragen, Jawa Tengah, kebakaran, Jumat (29/5/2026) siang.

Baca Juga: Seluruh Muatan Paket Hangus, Mobil Ekspedisi Terbakar di Tol Solo-Ngawi

Tak hanya dapur, dua unit kendaraan yang berada di dekat lokasi pun ikut hangus dalam insiden ini.

Dua kendaraan yang ikut terbakar adalah mobil Toyota Avanza dan sepeda motor Suzuki Shogun.

Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp 80 juta.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasat Reskrim AKP Catur Agus Yudo Praseno mengatakan pihaknya mendapatkan laporan adanya kebakaran di wilayah Dukuh Bulaksari, RT 01, RW 08, Desa Nglorog, Kecamatan Sragen, Kabupaten Sragen, pada Jumat siang.

Ia pun menjelaskan kronologi kebakaran.

Bermula sekitar pukul 11.00 WIB saat Sukini Sri Lestari (50) merebus kulit dan daging sapi di dapur rumah milik Qomari (57).

Setelah menyalakan kompor, Sukini masuk ke kamar untuk menemani anaknya.

Lalu ia tertidur dan lupa mematikan kompor yang masih menyala.

Sekitar pukul 12.15 WIB, Sukini terbangun dan hendak keluar rumah.

Saat itu ia mencium bau asap yang sangat menyengat.

Ketika mengecek ke bagian belakang rumah, ia mendapati kobaran api sudah membesar dan mulai menjalar ke atap dapur.

"Saksi sempat panik dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar. Warga sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya, namun karena kobaran api terlanjur membesar, upaya tersebut tidak kunjung membuahkan hasil," ungkap Catur.

Melihat kondisi yang semakin tidak terkendali, pemilik rumah segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Sragen dan pihak kepolisian.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved