Mantan Kepala BGN Ditangkap
Eks Waka BGN Blak-blakan, Ada Tokoh Besar Diduga Terlibat Korupsi MBG
Eks Waka BGN Sony Sonjaya siap jadi JC! Lewat pengacara, ia sebut ada tokoh besar di balik korupsi MBG, dengan total 26 orang lebih diduga terlibat.
Penulis: Noval Andriansyah | Editor: Noval Andriansyah
"Namun tetap ditunjuk dengan cara dilakukan pengaturan verifikasi pada portal mitra BGN dengan adanya atensi dari tersangka," jelas dia.
Dari afiliasi ketiga tersangka tersebut, sejumlah yayasan SPPG memperoleh uang miliaran rupiah setiap harinya.
"Yayasan tersebut mendapatkan insentif miliaran rupiah setiap hari. Yayasan tersebut terafiliasi di antaranya dimiliki oleh Saudara DH, Saudara SS, dan Saudara LP," ujarnya.
Diduga Mark Up Pengadaan Barang
Tak cuma itu, Dadan dkk juga diduga melakukan intervensi terkait pengadaan barang dan jasa dengan mengintervensi pejabat pembuat komitmen atau PPK.
Akibatnya, mereka melakukan dugaan upaya penggelembungan harga barang dan jasa saat proses pengadaan.
Syarief menuturkan mereka melakukan penyusunan pengadaan barang dan jasa tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Selain itu, Dadan dkk. juga menaikkan harga dalam penyusunan anggaran tersebut.
"Dalam penyusunan KAK (kerangka acuan kerja) pengadaan barang dan jasa pada BGN tidak disusun sesuai kebutuhan riil di lapangan dan adanya markup harga pengadaan sehingga terjadi kerugian yang tidak mendukung operasional pelaksanaan MBG," ucapnya.
Satu di antara pengadaan yang diduga di-mark up oleh Dadan dkk, yakni pengadaan motor listrik hingga televisi.
Syarief mengatakan pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit diduga ada mark up. Adapun nilai pengadaan proyek tersebut mencapai Rp1 triliun.
"Pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan total pengadaan sekitar Rp 1 triliun. Pengadaan 32 ribu pasang sepatu tidak sesuai ketentuan dan adanya markup," ucapnya.
Dadan dan kedua tersangka lain juga melakukan penggelembungan harga pada tablet dan televisi. Perbuatan tersebut berdampak pada kerugian keuangan negara.
"Pengadaan tablet sebanyak 31 ribu sekian yang tidak sesuai ketentuan dan adanya markup dan pengadaan televisi 75 inch sebanyak 5.400 unit yang tidak sesuai ketentuan dengan adanya markup harga," imbuhnya.
| Ramai Jual-Beli Titik Dapur SPPG, Satgas MBG Lampung Klaim Belum Temukan |
|
|---|
| Dadan Hindayana Tersangka, Akademisi UBL: Korupsi MBG Khianati Keadilan Sosial |
|
|---|
| Dadan Hindayana Jadi Tersangka, Menkeu Purbaya: Kasihan Amat, Barusan Ya? |
|
|---|
| Keberadaan Nanik Seusai Gantikan Dadan Jadi Kepala BGN, Belum Muncul di Kantor |
|
|---|
| Harta Sony Sonjaya Tembus Rp12 Miliar, Melonjak 12 Kali Lipat Selama Urusi MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Ramai-Jual-Beli-Titik-Dapur-SPPG-Satgas-MBG-Lampung-Klaim-Belum-Temukan.jpg)