UIN Raden Intan Lampung
Prodi Kimia UIN RIL Jalani Asesmen Lapangan Akreditasi Perdana LAMSAMA
Prodi Kimia FST UIN RIL jalani asesmen lapangan akreditasi dari LAMSAMA, Senin (13/4/2026).
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Program Studi (Prodi) Kimia Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) jalani asesmen lapangan akreditasi dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA), Senin (13/4/2026).
Adapun Asesmen Lapangan berlangsung selama dua hari, 13-14 April 2026.
Akreditasi ini menjadi yang pertama bagi Prodi Kimia sejak berdiri, seiring statusnya yang masih tergolong baru di lingkungan UIN RIL.
Kegiatan dibuka langsung Rektor UIN RIL Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D di Ruang Teater Lantai 2 Gedung Academic & Research Center.
Hadir sebagai tim asesor, Prof. Dr. Ratnaningsih Eko Sardjono, M.Si. dari Universitas Pendidikan Indonesia dan Prof. Dr. Jarnuzi Gunlazuardi, S.Si. dari Universitas Indonesia.
Rektor berharap asesmen ini tidak hanya menjadi proses penilaian, tetapi juga menghadirkan masukan konstruktif bagi pengembangan Prodi Kimia.
“Kami sangat berharap sentuhan perbaikan dari para asesor untuk Prodi Kimia. Jangan segan memberikan arahan, bahkan kritik, demi penyempurnaan ke depan,” ujarnya.
Rektor juga menyoroti fasilitas pendukung yang dimiliki Prodi Kimia.
Ia menyebut, berdasarkan berbagai kunjungan tamu yang melihat langsung, fasilitas laboratorium di lingkungan Fakultas Saintek, termasuk Kimia, Fisika, dan Biologi, dinilai sebagai salah satu yang terbaik.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari perhatian pimpinan sebelumnya dalam membangun sarana prasarana. Ia berharap fasilitas tersebut dapat melahirkan lulusan yang mampu bersaing.
“Kita berharap mahasiswa menjadi ahli-ahli kimia yang tidak kalah dengan perguruan tinggi lain,” kata dia.
Rektor turut mengingat kembali proses panjang pembangunan Fakultas Saintek, termasuk kerja sama internasional dengan Tomsk State University, Rusia.
Dari kolaborasi tersebut, Fakultas Saintek memperoleh dukungan pendanaan penelitian sebesar 60 ribu rubel atau sekitar Rp6 miliar melalui hibah kompetitif penelitian kolaboratif.
Selain itu, Prodi Kimia juga disebut menjadi salah satu penunjang penting dalam proses berdirinya Fakultas Kedokteran di UIN RIL. “Ini peluang yang harus kita manfaatkan bersama,” ujarnya.
Dekan FST UIN RIL, Dr. Sovia menjelaskan, Prodi Kimia masih tergolong baru, dengan usia sekitar satu tahun enam bulan.
| Menag: Cara Kerja Baru Harus Tetap Hadirkan Layanan untuk Umat |
|
|---|
| Rektor UIN RIL Lantik Kepala Pusat hingga Ketua dan Sekretaris Program Studi |
|
|---|
| UIN RIL Siap Sukseskan PON XXIII 2032 di Lampung |
|
|---|
| Klinik Pratama UIN RIL Penyuluhan Cegah Sejumlah Penyakit ke Mahasantri |
|
|---|
| Biro AUPKK UIN Raden Intan Lampung Bekali Tendik Pengelolaan Arsip Vital dan Terjaga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Asesmen-Lapangan-uin1.jpg)