UIN Raden Intan Lampung
Rektor UIN RIL Tekankan Komitmen Bersama Matangkan Persiapan Tim Ad Hoc
Rektor UIN RIL tekankan komitmen bersama dalam persiapan Tim Ad Hoc Pemeringkatan, Akreditasi dan Layanan Internasional, Rabu (20/5/2026).
Penulis: sulis setia markhamah | Editor: Endra Zulkarnain
Rektor turut meminta setiap koordinator melaporkan perkembangan kerja tim secara berkala setiap bulan pada waktu yang telah ditentukan.
Adapun fokus yang akan dikerjakan tim meliputi akreditasi internasional program studi, di antaranya klaster akreditasi ACQUIN pada Pascasarjana untuk Program Studi S2 Ekonomi Syariah, S2 Hukum Ekonomi Syariah, S2 Pendidikan Agama Islam, dan S3 Ekonomi Syariah.
Selain itu, klaster akreditasi ASIIN di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan mencakup Program Studi Pendidikan Matematika, Pendidikan Biologi, dan Pendidikan Fisika.
Ketua LPM UIN RIL Bambang Irfani, Ph.D., mengatakan pihaknya mengundang 53 orang yang termasuk Tim Ad Hoc yang dibentuk untuk mendukung pusat baru tersebut.
Ia menjelaskan pusat ini menjadi titik sentral seluruh kegiatan internasionalisasi di UIN RIL, mulai dari sertifikasi, pemeringkatan, akreditasi hingga layanan internasional. Karena itu, menurutnya, beban kerja yang ada tidak mungkin ditanggung satu pusat saja.
“Kita harus bersama-sama saling bahu membahu agar program-program ini terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Bambang menambahkan, capaian pemeringkatan yang telah dimiliki seperti Webometrics dan UniRank harus dipertahankan sambil mulai merancang langkah menuju akreditasi internasional program studi dan QS by Subject. “Ini harus ada komitmen bersama agar bisa terealisasi,” katanya.
Wakil Rektor I Prof. Andi Thahir, M.A., Ed.D., menyampaikan target UIN RIL pada pemeringkatan Times Higher Education (THE) berada di kisaran 850–1000 dunia.
Ia menyebut UIN RIL masih relatif baru dalam QS World University Ranking dan akreditasi internasional, sementara capaian Webometrics dan UniRank dan lainnya tinggal ditingkatkan.
Kemudian, Wakil Rektor III UIN RIL Bambang Budiwiranto, Ph.D., menyoroti implementasi kerja sama internasional yang menurutnya perlu dipetakan kembali. Ia menegaskan program internasionalisasi yang dicanangkan pimpinan kampus harus diimbangi dengan kecepatan kerja di seluruh unit.
Tim Ad Hoc sendiri memiliki tugas memberikan saran, pertimbangan dan arahan strategis kepada Kepala Pusat Sertifikasi, Akreditasi dan Layanan Internasional dalam pelaksanaan program dan kegiatan.
Selain itu, tim juga membantu pelaksanaan kegiatan pemeringkatan, akreditasi dan layanan internasional serta melaksanakan koordinasi dan fasilitasi sesuai bidang tugas masing-masing.
Tim tersebut terdiri dari Tim UI GreenMetric dan THE, Tim QS World Ranking dan Akreditasi Internasional Program Studi (ASIIN/ACQUIN), Tim Webometrics, ScimagoRanks dan UniRanks, serta Tim Layanan dan Kerja Sama Internasional.
(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)
| Rektor Ajak Sivitas Akademika Nyalakan Semangat Kebangkitan di Era Digital |
|
|---|
| Fasya Law Fair II Jadi Ruang Adu Gagasan Mahasiswa, Kritis Menakar Kebijakan Politik |
|
|---|
| LDC UIN Raden Intan dan KSM UIN Gusdur Studi Banding dan Sparing Debat Hukum |
|
|---|
| WR III UIN Raden Intan Lampung Tekankan Citra Positif hingga Peran Agen Perubahan |
|
|---|
| Ini Dia Duta Raden Intan 2026 yang Resmi Dinobatkan UIN RIL |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/TEKANKAN-KOMITMEN-Rektor-UIN-RIL67.jpg)