TOPIK
KPK Tangkap Tangan Pejabat
-
Menurut mereka, Ahok sudah banyak melakukan korupsi.
-
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan memberikan keterangan seputar pembelian lahan milik RS Sumber Waras
-
Sunny Tanuwidjaja mengakui dirinya sebagai penghubung Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dengan berbagai pengusaha
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil para pemimpin DPRD DKI Jakarta
-
Mulai saat ini, itu adalah masalah hukum pribadinya dan kita tidak memberi bantuan hukum
-
Tentu saja saya siap kalau dipanggil KPK. Kita kan harus hargai dan memberikan keterangan jelas kenapa kasus itu bisa terjadi
-
Enggak (bakal jenguk Sanusi di Rutan Polres Jaksel). Dia bukan siapa-siapa kita
-
Kipas angin nggak ada. Toilet di dalam ada. Lemari pakaian juga nggak ada. Kalau pakaian digeletakkan aja di lantai.
-
Setelah berbincang sebentar, mereka akhirnya melenggang masuk ke lorong menuju anak tangga polres.
-
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Prabowo Soenirman membantah seluruh anggota dewan yang tergabung dalam Komisi D terima suap dari PT. Agung Podomoro
-
Lokasi tempat tinggal anggota DPRD DKI Jakarta, Mohamad Sanusi tidak bisa dianggap sebagai perumahan yang sederhana.
-
"Mana ada sih klien kami seorang diri bisa mempengaruhi kepentingan banyak orang,"
-
Jagat Twitter memunculkan tren baru, tiga kata sindiran telak untuk Mohamad Sanusi, tersangka kasus suap tertangkap tangan KPK, Sabtu (2/4/2016).
-
Suasana rumah terlihat hening, hanya sebuah mobil jenis SUV Mazda CX 7 B818MET putih yang terparkir di depan rumah.
-
Menurut Yuyuk, pihaknya menggeledah lantai 46 di ruangan Presiden Direktur Ariesman Widjaja, personal assistant Trinanda Prihantoro, Sekretaris
-
"Reklamasi bukanlah kepentingan masyarakat Jakarta tetapi menjadi kepentingan sekelompok elite dan kapitalis dengan mengorbankan kelestarian alam"
-
"Ada permintaan uang Rp 2 miliar, dan sudah dijelaskan dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata kuasa hukum Ariesman, Ibnu Akhyat, di KPK, Jakarta,
-
KPK menjerat Ariesman sebagai tersangka, dalam kasus dugaan suap kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Mohamad Sanusi.
-
Ariesman baru saja ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap kepada Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Mohamad Sanusi.
-
Bagian menariknya, Basuki Tjahaja Purnama pernah mengomentari jam tangan Mohamad Sanusi, yang disebutnya memiliki arloji mewah merek Richard Mille
-
Hans Kwee, Direktur Investa Saran Mandiri menilai kasus tersebut akan menjadi sentimen negatif yang sangat kuat terhadap perdagangan saham APLN
-
"Kami masih berlandaskan Keppres dan Perda yang lama," kata Basuki atau Ahok di Balai Kota, Jumat (1/4/2016).
-
"Belum, kondisinya masih belum memungkinkan. Masih syok. Yang pasti, klien kami memang disuap," ungkap Krisna.
-
Ke-11 penyidik KPK yang kebanyakan menggunakan masker dan kaus tangan tersebut, langsung meninggalkan gedung DPRD DKI Jakarta menggunakan empat mobil
-
Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja dipastikan akan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
-
Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land, Ariesman Widjaja mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (1/4/2016).
-
Ternyata penyuap itu adalah Ariesman Widjaya, tokoh puncak di salah satu perusahaan properti terkemuka di Indonesia, Agung Podomoro Land.
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Presiden Direktur Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja sebagai pemberi suap kepada Mohamad Sanusi.
-
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Presiden Direktur PT APL berinisial AWJ sebagai tersangka.
-
Sanusi ditangkap bersama seorang rekannya GER, setelah menerima uang Rp 1 miliar dan Rp 140 juta dari Trinanda Prihantoro, personal assistant di PT