TOPIK
Perampokan di Lampung Tengah
-
Kerabat pasutri di Lampung Tengah, yang menjadi korban perampokan sadis, sempat tak percaya jika mereka jadi korban perampokan.
-
Warga digegerkan dengan aksi perampokan sadis yang terjadi di Dusun IV, Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya, Lampung Tengah, Jumat (21/3/2025)
-
Alasan sebenarnya buruh singkong bernama Wahono (49), menghabisi nyawa tetangganya sendiri dan merampas harta termasuk uang Rp 50 juta milik korban.
-
Pengakuan mengejutkan kerabat korban perampokan, kaget ketika mengetahui pasangan suami istri di Lampung Tengah menjadi korban perampokan.
-
Plh Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah Iptu Pande Putu Yoga mengatakan, tersangka perampokan sadis sempat merusak CCTV sebelum kabur.
-
Sakit hati lantaran ditagih utang jadi motif bagi buruh singkong di Lampung Tengah, bernama Wahono (49), lakukan perampokan harta benda tetangganya.
-
Perbuatan Wahono (49) melakukan perampokan dan menghabisinya nyawa tetangganya dianggap di luar nalar.
-
Polres Lampung Tengah mengungkap motif buruh singkong bernama Wahono (49) tega melakukan perampokan sadis sekaligus menghabisi nyawa korban.
-
Sementara uang sisa hasil rampokan senilai Rp 53.390.000 diamankan jajaran Polres Lampung Tengah, berikut barang bukti lainnya berupa satu unit motor.
-
Motif perampok yang tega aniaya dan bunuh pasangan suami istri alias pasutri di Lampung Tengah diduga untuk mengambil harta benda korban.
-
Hal itu diungkapkan Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit dalam konferensi pers penangkapan tersangka perampokan dan pembunuhan.
-
Polres Lampung Tengah mengungkap identitas tersangka perampokan sadis yang menewaskan Sri Lestari (46) di Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya.
-
Tersangka perampokan sadis di Kabupaten Lampung Tengah menggasak uang tunai puluhan juta dari korbannya.
-
Kapolres Lampung Tengah AKBP Andik Purnomo Sigit menjelaskan, tersangka perampokan sadis membunuh korbannya dengan menggunakan kunci pas ukuran 30 mm.
-
Polisi berhasil menangkap satu tersangka perampokan sadis yang menewaskan istri pemilik toko di Dusun IV, Kampung Sidodadi, Kecamatan Bandar Surabaya.