TOPIK
Rusuh di Lapas Rajabasa
-
Penetapan lima narapidana sebagai tersangka oleh kepolisian terkait kasus pembunuhan napi lainnya yakni Sirajudin, ternyata belum diketahui oleh Kepal
-
Lima tersangka ikut dalam pengeroyokan hingga mengakibatkan Sirajudin meninggal dunia.
-
Kepala Sirajudin dilempar pot dan rak sepatu plastik. Para narapidana memukuli Sirajudin.
-
Mereka baru bisa diproses setelah selesai menjalani hukumannya di Lapas Rajabasa.
-
Rumor yang santer terdengan di kalangan narapidana adalah selama 24 jam dalam sel tahanan, petugas hanya mengawasi selama 23 Jam.
-
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Lampung, Dardiansyah meminta semua Lapas meningkatkan keamanan.
-
Ari Saputra, narapidana kasus pencurian dengan kekerasan dihukum 18 tahun penjara
-
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkumham) Lampung, Dardiansyah meminta semua Lapas meningkatkan keamanan.
-
Artinya waktu selama satu jam dapat dipakai napi untuk kegiatan suka-suka napi.
-
Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1A Rajabasa Kunto Wiryanto mengaku kecolongan atas insiden kerusuhan lapas yang dipimpinnya.
-
Di rekaman CCTV tergambar bagaimana terjadinya pengeroyokan hingga tewas terhadap Sirajudin.
-
Namun, tutur Hari, rekaman CCTV itu terbatas sehingga tidak terlihat jelas wajah para pelaku.
-
Gadai ini menjadi masalah karena ada persoalan pembayaran yang tidak jelas.
-
Kesepuluh napi ini dibawa untuk dimintai keterangan mengenai kasus pembunuhan Sirajudin, napi kasus pencurian dengan kekerasan.
-
Informasi yang dihimpun Tribun, Sirajudin tewas karena luka tusukan di bagian perut.
-
Keributan antarnarapidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung (Lapas Rajabasa) yang terjadi Jumat (18/3/2016)
-
Narapidana yang tewas dalam bentrokan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung bernama Sirajudin (25).
-
Petugas Inafis Polresta Bandar Lampung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Bandar Lampung
-
Kerusuhan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Bandar Lampung (Lapas Rajabasa), Jumat (18/3/2016) malam.