A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

PT BSMI Minta Masyarakat Bersabar - Tribun Lampung
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 17 April 2014
Tribun Lampung

PT BSMI Minta Masyarakat Bersabar

Selasa, 28 Februari 2012 00:11 WIB
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pihak manajemen PT Barat Selatan Makmur Invesindo (BSMI) meminta masyarakat bersabar, menunggu keputusan komisi II dalam menyelesaikan sengketa lahan di perkebunan sawit tersebut.

Penasehat Manajemen PT BSMI, Ali Fathan mengutarakan, kasus BSMI saat ini tengah di tangani komisi II DPR RI.

"Persoalan ini akan difasilitasi komisi II DPR RI. Komisi II akan membentuk Panja. Kita sama-sama bersabar menunggu kesimpulan komisi II," terang Ali Fathan, saat dihubungi Tribunlampung.co.id, Senin (27/02/12) malam.

Dia mengaku, pihak manajemen BSMI sudah menggelar pertemuan dengan perwakilan warga dan pemkab Mesuji saat diundang komisi II pada 15 Februari yang lalu di Jakarta.

Pihak BSMI, sambungnya, akan menghormati apapun kesimpulan yang diambil komisi II DPR RI. "Pada prinsipnya, pihak manajemen BSMI siap menerima keputusan komisi II berdasarkan peraturan yang berlaku. Soal tuntutan mengenai plasma sudah disampaikan dihadapan komisi II," katanya.

Menyikapi aksi perusakan dan pembakaran aset milik PT BSMI, Ali Fathan mengutarakan, pihaknya menyerahkan kasus tersebut kepada aparat penegak hukum. Dia menuding, aksi tersebut tidak murni dilakukan oleh warga yang bersengketa dengan perusahaan. "Itu kelompok orang yang tidak bertanggung jawab. Kita serahkan kasus itu ke penyidik," tuturnya.(end)
Editor: muhammadazhim
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
30550 articles 7 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas