Lima Maskapai Langgar Izin Terbang, Lion Air Terbanyak

"Berdasarkan audit tersebut diperoleh data sebanyak 61 penerbangan bakal dibekukan," jelas Ignasius Jonan.

Lima Maskapai Langgar Izin Terbang, Lion Air Terbanyak
KOMPAS / HERU SRI KUMORO
Menteri Koordinator Kemaritiman Indroyono (kiri) bersama Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memberikan keterangan kepada wartawan di Lapangan Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Rabu (7/1/2015). Kedatangan mereka untuk melihat proses pencarian pesawat AirAsian QZ 8501 dan memberikan keterangan kepada wartawan mengenai perkembangan operasi tersebut. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menepati janjinya untuk mengumumkan hasil audit terkait tertib administrasi dan pelaksanaan perizinan rute penerbangan. Dari hasil audit yang dilakukan pemerintah, lima maskapai terbukti melanggar izin penerbangan. Sementara, sanksi diberikan dengan membekukan 61 penerbangan oleh maskapai tersebut.

Lima maskapai yang melanggar izin terbang tersebut yaitu Garuda Indonesia (4 pelanggaran), Lion Air (35 pelanggaran), Wings Air (18 pelanggaran), Trans Nusa (1 pelanggaran), dan Susi Air (3 pelanggaran).

"Berdasarkan audit tersebut diperoleh data sebanyak 61 penerbangan bakal dibekukan," jelas Ignasius Jonan, MEnteri Perhubungan, dalam jumpa pers di Kementerian Perhubungan, Jumat (9/1/2015).

Jonan memaparkan bahwa hasil investigasi tersebut diambil dari data lima otoritas bandara, yakni wilayah satu di Cengkareng, wilayah dua di Medan, wilayah tiga Surabaya, wilayah empat Makassar, dan wilayah lima Denpasar.

Selain kelima maskapai, Kemenhub juga memberikan sanksi kepada AirAsia yang melanggar izin penerbangan, termasuk rute Surabaya-Singapura.

Editor: Heribertus Sulis
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved