TribunLampung/

Kasus Dugaan Suap Bupati Tanggamus

Saat Pembahasan APBD 2016, Bambang Kurniawan Larang Anak Buah Lakukan Ini

Di dalam kesaksian Riswanda dan Soni, jaksa penuntut umum bertanya seputar pembahasan KUA PPAS Tanggamus tahun anggaran 2016.

Saat Pembahasan APBD 2016, Bambang Kurniawan Larang Anak Buah Lakukan Ini
TRIBUN LAMPUNG/Wakos Gautama

Laporan Reporter Tribun Lampung Wakos Gautama

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sidang kasus dugaan gratifikasi Bupati nonaktif Tanggamus Bambang Kurniawan, digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Selasa (21/3/2017).

Pada sidang kali itu, jaksa menghadirkan enam orang saksi.

Mereka adalah Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tanggamus, Riswanda Junaidi; Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanggamus, Soni Isnaini; Kepala Bappeda Tanggamus, Hendra Wijaya; Sekretaris DPRD Tanggamus, Suratman; anggota DPRD Tanggamus fraksi PDIP, AM Syafii; dan Wakil Ketua DPRD Tanggamus fraksi PAN, Rusli Soleh.

Riswanda dan Soni bersaksi terlebih dahulu.

Di dalam kesaksian Riswanda dan Soni, jaksa penuntut umum bertanya seputar pembahasan KUA PPAS Tanggamus tahun anggaran 2016.

Awalnya, jaksa menanyakan mengenai dinamika yang terjadi pada pembahasan KUA PPAS tersebut ke Riswanda.

BACA JUGA: KPK Periksa 2 Anggota DPRD Tanggamus Terkait Kasus Dugaan Suap Bambang Kurniawan

Riswanda mengaku lupa mengenai dinamika tersebut.

Jaksa kemudian mengingatkan keterangan Riswanda di berita acara pemeriksaan (BAP), yang menyatakan adanya pembahasan mengenai defisit pada KUA PPAS.

Halaman
123
Penulis: wakos reza gautama
Editor: Ridwan Hardiansyah
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help