Dongkel Jendela Kamar Korban, Saling Ribut dan Dooorrrr! Pelor Meleset ke Tembok Rumah

Terduga pelaku pencurian dengan kekerasan dan bersenjata api tewas setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu, Sabtu (14/10)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: soni
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi pistol 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Terduga pelaku pencurian dengan kekerasan dan bersenjata api tewas setelah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pringsewu, Sabtu (14/10) sekitar pukul 12.00. Pelaku diduga tidak kuasa menahan luka yang diakibatkan oleh amuk massa.

Kepala Kepolisian Sektor Pringsewu Kompol Andik Purnomo Sigit mengatakan, pelaku berinisial J warga Tanjung Harapan, Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah.

Baca: Kasus Meninggalnya Kiper Persela Lamongan - Jangan Sepelekan Benturan Kepala Saat Berolahraga

Andik mengungkapkan, peristiwa itu bermula dari pelaku yang berupaya masuk ke kediaman korban Kustinah (46) warga Pekon Sidoharjo, Kecamatan Pringsewu Sabtu sekitar pukul 04.00 subuh.

"Pelaku berusaha masuk ke rumah korban dengan cara mendongkel jendela kamar anak korban, (Candra Yoga Winata (17)) ketika itu sedang tidur di kamar," ujar Andik kepada Tribun, Minggu (15/10).

Namun, tambah Andik, anak korban terbangun begitu ada orang tidak dikenal masuk ke dalam kamarnya. Sehingga, kata dia, terjadi keributan antara Candra dengan pelaku. Parahnya pelaku sempat menodongkan pistol kepada Candra.

Tidak hanya itu, pelaku bahkan sempat menarik pelatuk senjata api (senpi) tersebut. Beruntung, peluru yang terlepas dari moncong senjata tidak mengenai korban karena meleset. Peluru itu mengenai tembok rumah korban.

Baca: (VIDEO) Wanita Ini Bahagia Ditangkap Polisi karena Diduga Mabuk

Ibu korban, yang mendengar kegaduhan dan suara letusan senjata api langsung teriak dan meminta pertolongan kepada warga di sekitarnya. Sehingga, lanjut dia, warga yang mendengar teriakan Kustinah berbondong-bondong mendatangi sumber suara.

Keberadaan pelaku pencurian itu memancing amarah warga yang beramai-ramai mengeroyok pelaku hingga tak berdaya. Pelaku mengalami luka-luka yang cukup serius sehingga terkapar.

Kemudian warga menghubungi polisi atas situasi tersebut. Polisi mengamankan pelaku dan membawanya ke RSUD Pringsewu. Meski sudah mendapat perawatan intensif tim medis RSUD Pringsewu, nyawa pelaku tidak tertolong.

Sekitar pukul 12.00 WIB pelaku menghembuskan nafas terakhirnya. Andik mengatakan, polisi lantas menghubungi keluarga pelaku dan mengantarkan jenazah ke rumah duka di Lampung Tengah.(dik)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved