Soal Pelecehan Seksual, Tirulah Angelina Jolie dan Kangana Ranaut untuk Berani Melawan Pelaku

Kejahatan seksual bukan hanya ketakutan, ini adalah trauma. Korban butuh orang menjadi pilar untuknya.

Penulis: Efrem Limsan Siregar | Editor: Efrem Limsan Siregar
Kolase
Kangana Ranaut dan Angelina Jolie 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pelecehan seksual yang viral beberapa hari lalu di KRL jurusan Jakarta Kota - Cikarang tentu sangat mengusik masyarakat.

Diberitakan Tribunnews.com, Senin (11/12/2017), di tengah padatnya gerbong kereta, seorang lelaki terlihat mengeluarkan alat kelaminnya dan menggesekannya ke bagian tubuh wanita di depannya.

Hanya saja si penumpang yang menjadi korban malah tidak menyadari hal tersebut.

Sialnya, pelaku pelecehan tersebut menyadari jika si gadis tahu perbuatannya. Di situlah gadis itu benar-benar merasa takut.

Akhinya ia memberitahu ayahnya melalu chat dan video call. Karena tahu apa yang dilakukan gadis itu, pelaku pun memegang tangannya hingga dicakar.

Untungnya si gadis masih bisa melawan, berusaha melepaskan diri dan menatap sinis pelaku. Kejadian itu terjadi dari stasiun Manggarai sampai stasiun Bekasi.

 Baru saat tiba di Bekasi, gadis itu langsung turun dan lari ke pos satpam. Namun pelaku ternyata masih mengejarnya, bahkan resleting celana pelaku belum ditutup.

Nasib baik berpihak pada gadis itu yang bisa sampai pos satpam sebelum tertangkap pelaku. Pelaku pun kabur dan langsung diburu pihak berwenang.

Angelina Jolie dan Kangana Ranaut

Angelina Jolie dalam pidatonya di KTT PBB baru-baru ini di Vancouver mengatakan secara keras, pelecehan seksual sebagai "rintangan serius dalam mencapai kesetaraan perempuan dan hak asasi manusia."

Begitu pula artis India Kangana Ranaut yang pernah membuat publik India terkejut atas pemberitaanya.

Dilansir dari timesofindia.com, ia menceritakan dirinya pernah dianiaya secara fisik oleh seorang aktor senior di Bollywood selama hari-hari awalnya di industri film.

Lalu, setelah mencuatnya skandal pelecehan Harvey Weinstein, selebritis dunia berani berbicara.

Mereka mulai mendominasi media sosial untuk menyebarkan kesadaran tentang pelecehan seksual, baik di tempat kerja, rumah atau kendaraan umum.

Baca: Lebih Miris, Dituntut Belajar Keras, Bocah 6 Tahun Begitu Pintar hingga Masuk Rumah Sakit Jiwa

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved