BREAKING NEWS LAMPUNG

Sebelum Meninggal, Hasanudin Minta Diantar ke Rumah Ketua RT

Saat itu, kata Sudarmiati, suaminya menyarankan kepada Hasanudin untuk pulang saja mengingat kondisinya sudah lemah.

Sebelum Meninggal, Hasanudin Minta Diantar ke Rumah Ketua RT
tribun lampung/hanif mustafa
Sudarmiati menunjukkan lokasi Hasanudin terjatuh. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Hanif Mustafa

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Sebelum meninggal, Hasanudin (73) sempat meminta bantuan kepada tetangganya. Saat itu, Hasanudin disuruh polisi untuk memanggil ketua RT setempat.

Hasanudin, warga Gang Roso RT 12 Way Kandis, Tanjung Senang, Bandar Lampung, meninggal dunia saat diajak polisi menggerebek rumah pencuri. Ia diduga mengembuskan napas terakhir karena kelelahan.

Sudarmiati (40), istri Herman Susanto, mengatakan, Hasanudin meminta tolong kepada suaminya untuk memanggil ketua RT.

“Kalau gak salah dia datang itu untuk minta diantar ke Pak RT. Kan lumayan jauh tuh rumahnya. Jadi minta diantar. Sama disuruh jadi saksi Ipul gitu. Gak paham saya,” kata Sudarmiati, Selasa, 13 Maret 2018.

Baca: Ini Penyebab Kakek Meninggal Saat Ikut Polisi Gerebek Pencuri

Baca: Diajak Polisi Gerebek Pencuri, Kakek Ini Malah Meninggal Dunia

Saat itu, kata Sudarmiati, suaminya menyarankan kepada Hasanudin untuk pulang saja mengingat kondisinya sudah lemah.

“Suami saya sempat bilang, udah gak usah ikut-ikut. Mbah udah tua. Pulang aja, tidur. Nah, habis itu mbah jalan balik. Belum sampai keluar, udah jatuh duluan,” ungkapnya.

Sudarmiati pun langsung berlari ke rumah Hasanudin. Sementara Hasanudin diangkat untuk diberikan pertolongan pertama oleh Herman dan Sudarwanto, adik iparnya.

“Mungkin takut ya. Memang waktu jalan itu pelan-pelan agak gimana gitu. Waktu saya minta tolong, eh polisinya pada bubar. Rame malem itu. Ada 10 orang kok,” tutupnya. (*)

Penulis: hanif mustafa
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help