Bukti Terbaik Kehidupan Alien Ditemukan di Bulan Saturnus

Tetapi baru-baru ini, para ahli menemukan bukti terbaik kehidupan alien di bulan Saturnus.

AFP
Enceladus. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Pencarian kehidupan cerdas di luar bumi atau alien, hingga kini masih terus dilakukan para ahli.

Tetapi baru-baru ini, para ahli menemukan bukti terbaik kehidupan alien di bulan Saturnus.

Bukti tersbeut adalah molekul organik besar yang diledakkan ke luar angkasa dari lubang laut dalam, di salah satu bulan Saturnus, Enceladus.

Molekul tersebut mengandung semua persyaratan dasar untuk kehidupan seperti yang kita ketahui.

Sampel molekul itu diambil oleh pesawat ruang angkasa milik Badan Antariksa AS (NASA), Cassini di permukaan es Enceladus.

Baca: Google Bisa Prediksi Kematian, Akurat 95 Persen

Pengambilan sampel itu tepat sebelum pesawat itu jatuh ke atmosfer Saturnus.

Molekul Kaya Karbon

Data dari sampel itu kemudian dianalisis oleh tim peneliti internasional.

Hasilnya, mereka menemukan substansi kaya karbon yang terbentuk di jantung satelit alami Saturnus.

"Molekul organik kompleks tidak selalu menyediakan lingkungan yang bisa dihuni, tetapi di sisi lain mereka adalah prekursor (zat awal) yang diperlukan untuk kehidupan," ungkap Dr Frank Postberg, pemimpin penelitian itu dikutip dari The Independent, Rabu (27/6/2018).

"Sebelumnya tidak diketahui kimia organik kompleks seperti apa yang terbentuk di Enceladus, dan sekarang kita tahu," sambung peneliti dari University of Heidelberg, Jerman itu.

Dr Christopher Glein, ilmuwan luar angkasa yang mengkhususkan diri dalam oseanografi kimia ekstraterestrial, juga mengungkapkan pendapatnya tentang temuan itu.

"(Enceladus adalah satu-satunya badan selain Bumi) yang secara bersamaan memenuhi semua persyaratan dasar untuk kehidupan yang seperti kita kenal," kata Dr Glein.

"Kami, sekali lagi, terpesona oleh Enceladus. Sebelumnya kami hanya mengidentifikasi molekul organik paling sederhana yang mengandung beberapa atom karbon, tetapi bahkan itu sangat menarik," imbuhnya.

Penemuan tersebut adalah puncak dari data yang dikumpulkan Cassini yang terbang bertahun-tahun di dekat bulan-bulan Saturnus.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved