Teka-teki Terungkap, Ini Identitas Mayat Anonim di Desa Kalibalangan

Identitas mayat yang ditemukan di Dusun Tepuk Leban, desa Kalibalangan, Abung Selatan terungkap.

Teka-teki Terungkap, Ini Identitas Mayat Anonim di Desa Kalibalangan
Penemuan mayat di kebun di Lampung Utara 

Laporan Reporter Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI - Identitas mayat yang ditemukan di Dusun Tepuk Leban, desa Kalibalangan, Abung Selatan terungkap. Suprayitno (41) warga desa Tanjung Mulyo, Abung Selatan.

Hal ini terungkap setelah istri korban, Suyati diperiksa oleh anggota reskrim Polres Lampung Utara.

Baca: Viral, Larutan Micin Bisa Suburkan Tanaman. Benarkah? Begini Kata Sang Ahli

"Istrinya sudah dimintai keterangan oleh Anggota," kata Kasatreskrim Polres Lampung Utara, Ajun Komisaris Syahrial, Selasa (10/7).

Baca: Awas, Ini 6 Makanan Sehat yang Bahaya Jika Dikonsumsi di Waktu Salah

Hal tersebut juga diperkuat dengan pengakuan Istri, adanya cincin batu warna biru, yang dipakai oleh korban. Akan tetapi, terang Syahrial, Suyati tidak menyangka suaminya tewas dengan mengenaskan. Sebab, korban berpamitan akan ke‎ Surabaya. "Korban merupakan seorang sopir," katanya.

Syahrial menerangkan berdasarkan keterangan Suyati, pada Januari 2018 suaminya Suprayitno (Alm) pamit akan pergi ke Kalimantan untuk bekerja selama 5 tahun.

Suprayitno pergi dengan dijemput mobil berwarna silver, sepeninggalan suaminya Suyati telah 3 kali didatangi oleh orang yang tidak dikenal, pertama kali datang dua orang perempuan yang mengaku ibu dan kakak perempuan DS, menanyakan keberadaan suaminya karena Suprayitno telah pergi bersama DS mengendarai mobil berwarna silver.

Baca: Tata Cara Shalat Gerhana Saat Blood Moon - Ini Tuntunan Shalat Gerhana Berjamaah dan Sendirian

Kedua kalinya datang dua orang laki-laki mengaku suruhan anggota Buser menanyakan keberadaan dan alamat Suprayitno karena ada urusan, diketahui bahwa salah satu laki-laki tersebut merupakan suami DS.

Ketiga kalinya datang satu orang laki-laki mengaku mertua DS, mengatakan bahwa dirinya ingin mengambil cucunya yang dibawa oleh DS, yang pergi dengan Suprayitno,

Pada tanggal 20 Juni 2018 Suprayitno pulang dengan alasan ingin melihat anaknya, setelah satu minggu berada di rumah pada tanggal 27 Juni 2018 sekira pukul 22.30 WIB Suprayitno berpamitan akan menyetir mobil membawa kayu dari Jambi ke Surabaya dan meminta anaknya yang bernama Krisna Yuda untuk mengantarkan ke RM Taruko Jaya II, namun diperjalanan Suprayitno meminta diturunkan di SPBU Kalibalangan. (ang)

Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved