Elpiji 3 Kg Mulai Langka di Menggala, Harganya Mencapai Rp 23 Ribu
Hal senada disampaikan Yuli, warga Menggala. Dia mengaku kesulitan mencari tabung elpiji 3 kg di sekitar kampungnya.
Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Daniel Tri Hardanto
Laporan Reporter Tribun Lampung Endra Zulkarnaen
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, MENGGALA - Kelangkaan gas elpiji 3 kg terjadi di wilayah Tulangbawang sejak sepekan terakhir.
Kelangkaan tersebut berdampak pada melonjaknya harga dari Rp 17 ribu per tabung hingga Rp 23 ribu per tabung.
"Kurang lebih sudah satu minggu ini sulit mencari gas elpiji 3 kg. Biasanya di warung-warung stoknya selalu ada," kata Ani, warga Menggala, Rabu (5/9).
Hal senada disampaikan Yuli, warga Menggala. Dia mengaku kesulitan mencari tabung elpiji 3 kg di sekitar kampungnya.
Baca: Komisi B Temukan Indikasi Permainan Harga Elpiji 3 Kg
Baca: Pertamina: Penggunaan Elpiji 3 Kg oleh Petani Picu Kelangkaan
"Kemarin saya mencari agak jauh di seputaran Menggala belum juga dapat. Katanya sih emang lagi langka, " keluhnya.
Sementara salah satu agen elpiji di wilayah Menggala mengatakan, tetap menjual elpiji 3 kg dengan harga Rp 17 ribu per tabung.
Dia pun mengakui sudah lebih dari sepekan ini merasakan kurangnya pasokan ke wilayah Menggala.
"Sudah hampir setengah bulan ini malah kelangkaan gas 3 kg," kata agen yang meminta namanya tidak ditulis ini.
"Kami tetap menjual dengan HET, yakni Rp 17 ribu per tabung untuk 3 kilogram. Mungkin kalau ada yang menjual di atas harga itu di warung-warung kampung. Karena saya tetap menjual Rp 17 ribu. Kalau menjual di atas itu akan dicoret pangkalan sebagai pengecer," tukasnya. (*)
---> Jangan lupa subscribe Channel YouTube Tribun Lampung News Video