Tak Rekam e-KTP Hingga Akhir Tahun Ini, Siap-siap Data Kependudukannya Kena Blokir

Tak Rekam e-KTP Hingga Akhir Tahun Ini, Siap-siap Data Kependudukannya Kena Blokir

Tak Rekam e-KTP Hingga Akhir Tahun Ini, Siap-siap Data Kependudukannya Kena Blokir
perekaman e-KTP di PKOR Way Halim 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) akan mengambil tindakan tegas kepada penduduk dewasa dengan usia di atas 23 tahun yang belum juga melakukan perekaman data KTP elektronik atau e-KTP.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh memberikan waktu perekaman kepada penduduk dewasa hingga 31 Desember 2018.

"Apabila sampai 31 Desember 2018 belum merekam, maka akan kami sisihkan datanya, akan kami blokir," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Kemendagri, Jakarta, Senin (17/9/2018).

Baca: Viral Foto Lina dengan Pria Diduga Selingkuhannya, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Hingga saat ini, kata dia, terdapat sekitar 10,5 juta penduduk yang belum merekam data e-KTP.

Dari jumlah itu, sekitar 6 juta adalah penduduk dewasa adapun sisanya merupakan penduduk yang akan berusia 17 tahun pada April 2019.

Kemendagri akan menyisir sekitar 6 juta penduduk dewasa yang belum melakukan perekaman data e-KTP.

Hal itu dilakukan untuk mewujudkan data kependudukan yang lebih akurat jelang Pemilu 2019.

Zudan mengatakan, ada sejumlah kemungkinan yang membuat sekitar 6 juta penduduk dewasa itu belum melakukan perekaman e-KTP.

Hal itu misalnya karena persoalan punya identitas ganda.

Baca: Lahirkan Bayi Berkelamin Ganda, Pasutri Bingung Tentukan Jenis Kelaminnya

Seperti diketahui, sebelum adanya sistem e-KTP, banyak penduduk yang memiliki data KTP lebih dari satu.

Halaman
12
Editor: taryono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved