Tak Boleh Wisuda Sampai Kasus Tuntas, Sanksi Terduga Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM

Terduga pelaku pelecehan seksual mahasiswi UGM, yakni HS mendapat sanksi dari pihak kampus yakni belum diperbolehkan wisuda.

Tak Boleh Wisuda Sampai Kasus Tuntas, Sanksi Terduga Pelecehan Seksual Mahasiswi UGM
HR Over Coffee
Ilustrasi pelecehan seksual 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Terduga pelaku pelecehan seksual mahasiswi UGM, yakni HS mendapat sanksi dari pihak kampus yakni belum diperbolehkan wisuda hingga enam bulan ke depan atau paling tidak sampai kasus selesai.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM Iva Ariani.

Melansir dari Kompas.com, Kamis (8/11/2018), Iva menyebut HS memang sudah menyelesaikan kewajiban akademiknya sebagai mahasiswa namun masih belum diperbolehkan mengikuti wisuda.

Kendati telah menyelesaikan kewajiban akademiknya, namun transkrip nilai HS belum keluar karena terduga belum menjalani wisuda.

Diketahui, transkrip nilai seorang mahasiswa memang baru keluar jika yang bersangkutan telah menjalani wisuda.

HS belum diperbolehkan mengikuti wisuda hingga enam bulan ke depan atau paling tidak hingga kasus ini dinyatakan selesai.

"Yang bersangkutan mendapatkan sanksi belum boleh wisuda minimal enam bulan ke depan atau sampai kasus ini dinyatakan selesai," imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswi UGM diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh rekan KKN berinisial HS.

Diketahui, HS merupakan mahasiswa jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik UGM.

Laporan dari BPPB Balairung Press menyatakan bahwa hal tersebut terjadi ketika keduanya tengah melakukan KKN di Maluku pada 2017 lalu.

Halaman
12
Editor: Safruddin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved