Tribun Pesawaran

Warga Pesawaran Serahkan 2 Senpi Ilegal dan Bom Ikan

Polres Pesawaran menerima dua pucuk senjata api (senpi) ilegal dan bahan peledak dari warga, Rabu, 28 November 2018.

Warga Pesawaran Serahkan 2 Senpi Ilegal dan Bom Ikan
Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan
Polres Pesawaran terima senpi dari warga. 

Laporan Reporter Tribun Lampung Robertus Didik Budiawan

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, GEDONG TATAAN - Polres Pesawaran menerima dua pucuk senjata api (senpi) ilegal dan bahan peledak dari warga, Rabu, 28 November 2018.

Senpi ilegal dan bahan peledak itu diserahkan melalui aparatur desa masing-masing.

Kapolres Pesawaran AKBP Popon Ardianto Sunggoro mengungkapkan dua senpi ilegal itu berasal dari dua daerah.

Satu unit senpi menyerupai revolver warna silver dengan tiga butir amunisi diantar warga Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Senpi ilegal itu diserahkan melalui kepala desa setempat.

Kisah 3 Warga yang Serahkan Senpi Ilegal ke Polres Tanggamus

BREAKING NEWS - Warga Menduga Banyak Bom Bertebaran di Desa Way Sari

Kemudian senpi ilegal lainnya menyerupai revolver warna hitam berikut tiga butir amunisi diantar warga Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Negeri Katon. 

Sementara bahan peledak berupa lima botol bom ikan yang dikemas dalam botol kecil diserahkan oleh warga Desa Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan.

Polres Pesawaran terima bom ikan dari warga.
Polres Pesawaran terima bom ikan dari warga. (Tribun Lampung/Robertus Didik Budiawan)

Seluruhnya diserahkan melalui perangkat desa masing-masing.

Popon mengungkapkan, senpi ilegal dan baham peledak itu diserahkan secara sukarela.

Karena sebelumnya pihaknya telah mengimbau kepada siapa saja yang memiliki senpi ilegal dan bahan peledak dapat menyerahkan ke kepolisian.

Imbauan tersebut dalam rangka Operasi Waspada Krakatau 2018. (*)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Daniel Tri Hardanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved