Tribun Pesawaran

Hujan Lebat di Pesawaran Akibatkan Banjir dan Longsor

Hujan Lebat di Pesawaran Akibatkan Banjir dan Longsor. Banjir di wilayah Marga Punduh

Hujan Lebat di Pesawaran Akibatkan Banjir dan Longsor
Istimewa/Tribunlampung.co.id
Kondisi jalan Way Ratai saat hujan deras tadi malam. Petugas turun ke jalan untuk mengatur arus lalu lintas. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PESAWARAN - Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Pesawaran mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami banjir dan longsor, Kamis (29/11) malam.

Alhasil sejumlah aktifitas masyarakat terganggu.

Kepala BPBD Pesawaran Mustari membenarkan terkait adanya banjir, berupa genangan air yang berada di dataran rendah. Banjir, menurut dia, ada di wilayah Marga Punduh.

"Informasi dari camat ketinggian air lumayan, selutut (kurang lebih 50 cm). Tapi sudah surut. Kerugian atau korban jiwa nggak ada," ujarnya, Kamis malam.

Sebulan, Narkoba Rp 33 Miliar Diselundupkan Lewat Pelabuhan Bakauheni

Ia mengungkapkan, sejumlah warga yang rumahnya tergenang mencari tempat aman, mengungsi ke rumah warga yang panggung.

Kondisi tersebut cukup merepotkan, sebab pada kejadian itu warga seharusnya sudah istirahat di rumah dari aktifitasnya.

Hujan, cerita Mustari, turun sekitar pukul 16.00 WIB, kemudian air di dataran rendah naik sekitar pukul 18.00 WIB.

Mustari mengatakan bahwa satgas bencana juga sudah masuk ke wilayah yang potensi rawan bencana, seperti Padang Cermin dan Gayau.

Tidak hanya banjir, hujan juga akibatkan longsor di ruas Jalan Way Rate, Ketapang.

Sehingga berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Sebab material tanah sedikit menutupi ruas jalan tersebut.

Kepala Polsek Padang Cermin AKP Zulkifli Rusli mengungkapkan, bahwa material tanah tidak terlalu menghambat arus lalu lintas.

Kronologi Ratusan Napi Banda Aceh Kabur dari Lapas, Bobol Terali Pakai Barbel

Lebih dekat dangan Tribunlampung, subscribe channel video kami:

Sebab, kejadian malam hari dan kendaraan yang melintas hanya sedikit.

Sekira pukul 23.00 WIB, kata dia, arus lalu lintas sudah lancar.

Sebab material tanah yang berada di badan jalan berhasil diatasi dengan alat berat.

Sehingga gangguan hanya berlangsung tiga jam, dari pukul 19.00-22.00 WIB. (dik)

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Safruddin
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved