Tribun Pringsewu

Lagi, Disdukcapil Pringsewu Musnahkan 4.466 Blanko e-KTP Rusak

Dinas Kependudukkan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pringsewu kembali memusnahkan blanko e-KTP rusak dan invalid.

Lagi, Disdukcapil Pringsewu Musnahkan 4.466 Blanko e-KTP Rusak
Tribunlampung/Didik
Disdukcapil Pringsewu Musnahkan 4.466 Blanko e-KTP Rusak 

Laporan Reporter Tribun Lampung R Didik Budiawan C

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Dinas Kependudukkan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pringsewu kembali memusnahkan blanko e-KTP rusak dan ivalid. Pemusnahan dengan cara dibakar di dalam drum, Jumat (21/12) di halaman kantor Disdukcapil Pringsewu.

Kepala Bidang Kependudukkan Disdukcapil Pringsewu Darsih mengatakan, pemusnahan tahap tiga ini sebanyak 4.466 keping."Paling banyak e-KTP yang dimusnahkan yang invalid, karena pembaharuan data, pindah datang," ujarnya.

Selain itu juga, KTP yang sudah rusak. Sehingga total e-KTP yang betgasil dimusnahkan sebanyak 36.475 keping. Diketahui pertama kali pemusnahan Jumat (14/12) dengan 18.505 keping e-KTP rusak dan invalid. Kemudian yang kedua pada Selasa (18/12) sore kemarin sebanyak 13.504 keping e-KTP rusak dan invalid.

Pemusnahan tersebut dalam rangka menjalankan Surat Edaran Medagri Nomor : 479.13/11176/SJ tertanggal 13 Desember 2018. Surat itu mengenai penatausahaan e-KTP rusak dan Invalid. "E-KTP rusak dan invalid itu sejak pelayanan 2012," ujar Hasan, Rabu (19/12).

Polisi Tunggu Orangtua 5 Pelajar Asal Lampung yang Kecelakaan di Tol Mojokerto-Surabaya

Diskominfo Lamsel Luncurkan Aplikasi Lapor, Masyarakat Bisa Sampaikan Pengaduan via Online

Lebih lanjut Kepala Bidang Kependudukkan Disdukcapil Pringsewu Darsih mengatakan, banyaknya e-KTP rusak dan invalid tersebut karena selama ini banyak masyarakat yang melakukan pencetakkan ulang karena e-KTP nya rusak. Selain itu, tambah dia, ada juga yang karena kesalahan data.

Sehingga, e-KTP yang rusak dan invalid tersebut diganti dengan yang baru dan sudah ada pembenahan data. "e-KTP yang rusak dan invalid kami tarik dan selama ini tersimpan di gudang Disdukcapil," ujar Darsih.

Atas adanya intruksi pemusnahan e-KTP rusak dan invalid itu, lanjut Darsih, Disdukcapil Pringsewu lantas membongkar gudang untuk melaksanakan pemusnahannya. Maka, sampai saat ini petugas di Disdukcapil masih lembur mengambili e-KTP rusak yang ada di berkas penyimpanan satu per satu.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono
Editor: Reny Fitriani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved